JOMBANG, AJTTV.COM — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan tempat usaha di Jombang. Kobaran api yang mengamuk selama hampir empat jam membuat seluruh bangunan, barang berharga, serta perlengkapan usaha ludes dilalap si jago merah.
Petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi membutuhkan waktu ekstra kerja keras selama hampir empat jam untuk melokalisasi dan menjinakkan amukan api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dampak psikologis dirasakan oleh keluarga korban. Istri dari pemilik rumah, Fatkhur, dilaporkan mengalami syok berat akibat insiden tersebut dan harus segera dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kerugian Material Capai Ratusan Juta
Dampak dari musibah ini berimbas besar pada kondisi finansial korban. Berdasarkan taksiran awal, total kerugian material yang dialami pemilik rumah dan tempat usaha tersebut diperkirakan mencapai Rp800 juta. Seluruh bangunan beserta aset penunjang usaha lenyap tanpa sisa.
Dugaan Sementara Dipicu Korsleting
Hingga saat ini, aparat berwenang masih mendalami pemicu pasti musibah tersebut. Namun, dari informasi yang dihimpun di lapangan, dugaan sementara mengarah pada korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Percikan api dari korsleting itu diduga menyambar material yang mudah terbakar, hingga akhirnya memicu kebakaran besar.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk senantiasa memeriksa instalasi kelistrikan secara berkala guna mengantisipasi potensi bahaya korsleting listrik di lingkungan rumah maupun tempat usaha.






