LAPORAN KHUSUS

Isak Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo di Trenggalek

×

Isak Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo di Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban kecelakaan helikopter Mi-17 saat misi pemadaman karhutla. (Dok. BNPB)

TRENGGALEK, AJTV.COM — Suasana duka mendalam menyelimuti Dusun Jagirejo, Desa/Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu. Isak tangis keluarga tak terbendung saat ambulans TNI yang membawa jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo tiba di rumah duka pukul 11.05 WIB.

​Ayah, ibu, adik, hingga istri almarhum tampak terpukul dan histeris menyambut kedatangan prajurit yang gugur dalam tugas mulia tersebut.

​Setibanya di rumah duka, peti jenazah yang membalut tubuh almarhum langsung dikeluarkan untuk disalatkan bersama di Masjid Al Ikhlas. Setelah itu, jenazah disemayamkan sejenak sebelum diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek untuk mendapatkan penghormatan terakhir secara militer.

​Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, mengungkapkan bahwa prosesi pemakaman militer ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Baca Juga:  Anggota Pramuka SMA di Watulimo Trenggalek Tewas Tenggelam di Sungai

​”Nanti dimakamkan di TMP Trenggalek, dipimpin Pak KSAD langsung,” ujar Letkol Roy.

​Firasat Berbeda: Tanpa Kabar Sebelum Terbang

​Di balik kepergian almarhum, pihak keluarga menyimpan cerita mengharukan. Paman almarhum, Subakti, menceritakan bahwa semasa hidupnya Sertu Heri dikenal sangat patuh dan selalu menyempatkan diri untuk menghubungi ibunya di Trenggalek, terutama sebelum ia lepas landas dalam menjalankan tugas penerbangan.

​Namun, kebiasaan tersebut tak terjadi pada tugas terakhirnya saat tergabung dalam tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Heri tidak sempat memberikan kabar kepada sang ibunda.

​”Kejadian terakhir ini tidak ada komunikasi sama sekali. Biasanya sebelum ada acara terbang, dia selalu menelepon ibunya. Makanya keluarga, terutama ibunya, syok sekali,” tutur Subakti dengan nada berat.

Baca Juga:  Bendera Terbalik Saat Upacara, Tangis Paskibraka Mamasa Pecah: "Perjuangan Kami Sudah Luar Biasa"

​Dikenal Tegas dan Perhatian

​Di mata keluarga dan lingkungan sekitarnya, Sertu Heri dikenang sebagai sosok anak sulung dari dua bersaudara yang memiliki kepribadian kuat. Ia dikenal sebagai pribadi yang tegas sejak kecil, namun tetap hangat dan perhatian kepada keluarganya.

​”Memang dari kecil sudah tegas. Sama lingkungan juga ramah, meskipun tidak banyak bicara,” pungkas Subakti.

​Kepergian Sertu Anumerta Heri Prasetyo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi institusi TNI dan masyarakat luas yang mengenang dedikasi serta pengabdiannya dalam menjalankan tugas negara.