Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA NASIONAL

Kapal Tenggelam di Buton Tewaskan 15 Penumpang

2577
×

Kapal Tenggelam di Buton Tewaskan 15 Penumpang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTON , AJTTV.COM – Sebuah kapal penyeberangan antardesa yang membawa 40 penumpang tenggelam di Teluk Mawasangka Tengah, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara pada Senin (24/7) dini hari. Sebanyak 15 penumpang dilaporkan tewas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari Muhamad Arafah mengatakan 19 penumpang dilaporkan hilang dan enam lainnya selamat.

Example 300x600

Baca Juga : Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Hotel di Tulungagung

“Akibat kejadian tersebut untuk sementara 15 orang penumpang dinyatakan meninggal dunia,” kata Arafah dalam keterangannya.

Arafah menyebut seluruh korban meninggal telah teridentifikasi di Puskesmas Mawasangka Timur dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Menurutnya, insiden itu terjadi saat kapal yang membawa puluhan penumpang itu berlayar dari Desa Lanto menuju ke Desa Lagili.

“Kapal penyeberangan antar desa tenggelam pada saat melakukan penyeberangan dari Lanto menuju Desa Lagili dari mengikuti kegiatan HUT Buteng,” ujarnya.

Baca Juga : Kabupaten Tulungagung Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2023 Kategori Utama

Lebih lanjut, kata Arafah, saat ini pihaknya masih berupaya melakukan pencarian terhadap 19 penumpang kapal yang dilaporkan hilang.

Dalam upaya pencarian ini, tim terbagi menjadi dua. Tim pertama melakukan penyelaman di sekitar lokasi kecelakaan kapal (LKK).

“Tim 2 melakukan penyisiran di atas permukaan air di sekitar LKK dengan menggunakan rubberboat dan longboat,” pungkasnya.

Sementara itu Data terakhir insiden kapal tenggelam tersebut tercatat 15 orang tewas dan 33 lainnya selamat. Kapal nahas ini berpenumpang 48 orang.

“Total penumpang 48 orang, 15 orang meninggal, dan lainnya selamat,” ungkap Kapolres Buton Tengah AKBP Yanna Nurhandiana, Senin (24/7/2023).

Yanna mengungkapkan jumlah penumpang yang disampaikan berjumlah 40 orang merupakan data awal usai kecelakaan. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan, total jumlah penumpang mencapai 48 orang.

Selain itu, 19 orang korban yang sebelumnya dinyatakan hilang juga merupakan data awal. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata penumpang dengan total 33 orang sudah kembali ke rumah masing-masing. Sementara 2 lainnya masih menjalani perawatan.

“Nah yang hilang itu tadi malam (19 orang) baru data awal. Jadi beberapa orang yang hilang itu sudah pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Usai terjadi kecelakaan kapal tersebut, lanjut Yanna, anggota kepolisian dari unsur bhabinkamtibmas dan masyarakat dikerahkan untuk mengecek keberadaan korban di rumah masing-masing.(Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *