Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA TERBARU

Galih Nusantoro : Kenapa Walikota Surabaya Marah Ke Tulungagung ?

60
×

Galih Nusantoro : Kenapa Walikota Surabaya Marah Ke Tulungagung ?

Sebarkan artikel ini

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /var/home/ajttvcom/public_html/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 113
Example 468x60

TULUNGAGUNG , AJTTV.COM -Media ramai mengabarkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah besar ketika mengetahui mobil PCR hasil bantuan BNPB dialihkan ke Tulungagung dan Lamongan.

Padahal mobil PCR tersebut merupakan hasil pendekatan Risma dengan sejumlah pihak.

Example 300x600

Dikutip dari medan .Tribunnews. com dua unit mobil PCR yang tadinya difokuskan untuk Surabaya malah dialihkan ke daerah lain.

Selain itu, ada alasan lain yang lebih penting yang membuat Risma marah besar.

Rupanya Risma telah menyiapkan sejumlah skenario untuk penanganan Covid-19 di Surabaya.

Risma berencana untuk melakukan rapid test dan tes swab secara massal pada warga di zona merah.

Tetapi ketika mengetahui mobil PCR dialihkan, Risma menjadi sangat marah.

Ia menelepon seseorang untuk menanyakan kepastian kabar mobil PCR.

“itu saya ngemis-ngemis, ngemis-ngemis saya,” kata Risma.

Risma mengaku sampai melakukan pendekatan ke Pramono Anung dan anggota DPR RI agar mendapatkan mobil PCR tersebut.

“Saya sampe ke Pak Pramono, sampe lewat orang DPR RI, moso pak, ” kata Risma.

Suara Risma mulai meninggi saat berbicara demikian.

“Nanti saya dituduh gak bisa kerja lagi, saya ndak terima, betul ndak terima, saya dibilang gak kerja sekarang apa,” kata Risma sambil teriak dan menangis.

Risma juga mengaku telah mendapat konfirmasi dari BNPB.

Risma bahkan menunjukkan potongan percakapan pribadinya pada saat meminta bantuan mobil tersebut kepada BNPB pusat.

Dalam percakapan Whatsapp tersebut, Risma meminta bantuan agar Surabaya mendapatkan bantuan mobil tersebut sudah sejak beberapa waktu lalu.

Namun dia menyayangkan, mobil yang seharusnya dapat dimaksimalkan di Surabaya malah tidak bisa, lantaran digunakan di daerah lain.

Dua unit mobil itu dialihkan ke daerah Tulungagung dan Lamongan untuk sementara, Jumat (29/5/2020).

Padahal, menurut Risma bantuan dari BNPB pusat itu diprioritaskan untuk Surabaya.

Namun, lantaran dialihkan ke daerah lain, Pemkot harus membatalkan ratusan orang yang harusnya dilakukan swab.

Ketua Gugus Tugas Sekaligus Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo melalui Juru Bicara Galih Nusantoro dihubungi AJTTV.COM Sabtu (30/05) mengatakan Seharusnya dikordinasikan dulu dengan BNPB Propinsi atau pusat.

Galih meyayangkan dengan kemarahan Walikota Surabaya tersebut .Menurutnya Gugus tugas Kabupaten Tulungagung sebelumnya sudah melakukan kordinasi dengan Propinsi dan gugus tugas pusat akhirnya mendapat droping mobil tersebut.

” Kan bisa dikordinasikan dulu , kalau Tulungagung memang sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan pada Jumat kemarin, Kenapa marah ke Tulungagung ? ” terang Galih.

Ditambahkan Galih , Mobil yang dikirim ke Tulungagung tampaknya berbeda dengan mobil yang di maksud Walikota Tri Risma.

” Kayaknya beda kok,. Mobil dikirim ke Tulungagung tidak sama dengan yang dimaksud Surabaya ” imbuh Galih sambil menunjukkan jadwal mobil PCR di Jawa timur.

Jadwal Mobil PCR di Jawa Timur

Bantuan mobil PCR dari BNPB menurut Galih untuk memberikan pelayanan swab test bagi daerah yang mengalami antrean pasien covid-19.

Setelah dua hari dioperasionalkan di Surabaya dan Sidoarjo, Jumat (29/05) mengirimkan dua unit mobil PCR tersebut untuk melayani swab test salah satunya Kabupaten Tulungagung.

” Langkah ini dilakukan sebagai salah satu langkah untuk percepatan layanan laboratorium dalam melakukan tes swab di Tulungagung.” Tutur Galih

Reporter : Ahmad so
Editor     : C sant

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *