TULUNGAGUNG , AJTTV.COM – Pelarian YF (25) dan RS (22) Warga Dusun Ngingas Desa / Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung yang merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan pasangan suami istri Adi wibowo alias Didik – Suprihatin warga RT 02 RW 15 dusun Ngingas desa Campurdarat yang tidak lain adalah tetangga kedua tersangka, harus berakhir setelah keduanya diringkus team macan agung Satreskrim Polres Tulungagung yang di back up oleh kepolisian Polda Kalimantan selatan pada selasa (29 /10/ 2019 ) kemarin .
Kapolres Tulungagung Akbp Eva Guna Pandia ,Jumat (01/11) mengungkapkan , jika kedua tersangka tersebut adalah pelaku yang terlibat pembunuhan pasangan suami istri Adi wibowo – Suprihatin .
Kapolres Tulungagung mengakui , Teka-teki kasus kematian pasangan suami istri tersebut selama hampir setahun sejak peristiwa kematiannya (08 /10/ 2018 ) setahun yang lalu dan bisa mengungkap sekaligus menangkap kedua pelakunya pada (29 /10/ 2019) kemarin .
” Alhamdulillah jajaran satreskrim Polres Tulungagung dibantu Polda Kalsel berhasil menangkap kedua pelaku ini , keduanya kabur di daerah Tanah Bumbu Kalimantan Selatan .Kedua pelaku dalam pelariannya bekerja di sebuah perkebunan ” terang Pandia .
Ditanya terkait motif kedua pelaku menghabisi nyawa kedua korban , Pandia mengatakan , karena merasa tersinggung dengan perkataan korban Suprihatin, kemudian melampiaskannya juga ke suami korban Didik .
“Motif dari kedua pelaku ini berawal dari pelaku YF atau Nando (08/11 2018) sekitar pukul 12.30 wib mendatangi korban untuk menanyakan kepengurusan STNK, namun karena tersinggung pelaku Nando memukul Korban Suprihatin hingga tewas kemudian pekaku RS atau Rizal juga ikut membantu dalam perbuatan pelaku Nando yang juga menghabisi korban Didik yang pada saat itu berada dalam kamar korban ” tambahnya .
” Diduga pelaku menghabisi kedua korban dengan cara memukul korban dengan menggunakan benda tumpul (kayu) namun saat ini barang bukti tersebut belum diketemukan .
Menurut pelaku korban Didik sempat berusaha menangkis pukulan pelaku sebelum tewas .Selain itu pada bagian kepala korban Suprihatin juga ditemukan potongan besi kecil yang sampai saat ini juga masih didalami petugas , berupa apa sebenarnya potongan besi tersebut “pungkas Pandia .
Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti berupa 1 pecahan batu marmer hiasan rumah ,1 kerudung milik korban untuk membersihkan pecahan batu marmer ,1 keset terdapat bekas darah korban Suprihatin ,1buah besi kecil yang tertancap pada tengkorak kepala korban Suprihatin ,1 buah ranmor milik YF dan 1 buah kaos milik YF masih diamankan guna proses hukum lebih lanjut .
Pelaku dijerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan yang ancaman hukumannya selama 15 tahun penjara. ( Im )