Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Diduga Tersengat Listrik saat Mengerjakan Tembok, Pekerja Bangunan di Kota Blitar Meninggal Dunia

39
×

Diduga Tersengat Listrik saat Mengerjakan Tembok, Pekerja Bangunan di Kota Blitar Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

BLITAR, AJTTV.COM – Seorang tukang bangunan berinisial HA (40) ditemukan tewas saat tengah bekerja di sebuah proyek bangunan di Jalan Aryo Blitar, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Pria asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar tersebut diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. ​

Insiden tragis yang menimpa korban terjadi pada Rabu (29/7) sekira pukul 11.30 WIB.

​Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Iptu Joni Iswanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

BACA JUGA : Sabet Emas di Malang Championship 6, Siswi SMPN 2 Bandung Tulungagung Harumkan Nama Daerah

​”Ini dugaan awal yang kami selidiki. Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan kerja di area bangunan. Untuk kepastiannya, kami masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Joni saat dikonfirmasi, Jumat.

​Peristiwa ini pertama kali diketahui dari laporan warga sekitar yang mendapati korban sudah dalam kondisi tak sadarkan diri di bagian atas bangunan. Korban diketahui sedang bekerja seorang diri memplester dinding bagian atas menggunakan alat pertukangan, sementara rekan-rekannya berada di lokasi yang tak jauh dari titik kejadian.

​Petugas kepolisian bersama tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan proses evakuasi dengan standar keamanan.

BACA JUGA : Tekan Stunting, Puskesmas Besuki Tulungagung Gulirkan Program PMT Berbasis Pangan Lokal

​”Laporan awal korban tidak sadarkan diri. Kami lakukan evakuasi menggunakan kantong jenazah untuk prosedur keamanan serta menjaga kondisi fisik korban,” jelasnya.

​Guna memastikan penyebab kematian, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga telah mengamankan area kejadian dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

​”Penyebab pastinya belum bisa kami simpulkan karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD Mardi Waluyo dan penuntasan olah TKP,” pungkas Joni.