Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Gempa M 7,7 Guncang NTT: 120 Orang Meninggal, Laznas LMI Dirikan 5 Posko Bantuan di Flores

21
×

Gempa M 7,7 Guncang NTT: 120 Orang Meninggal, Laznas LMI Dirikan 5 Posko Bantuan di Flores

Sebarkan artikel ini

FLORES, AJTTV.COM — Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) merespons gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui tim Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB), LMI mendirikan jaringan posko dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak di Flores pada Rabu (2/9/2026).

​Berdasarkan data hingga Selasa (1/9) malam, tercatat sebanyak 7.259 gempa susulan melanda kawasan terdampak yang meliputi Kabupaten Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Sikka. Bencana ini telah mengakibatkan 120 orang meninggal dunia, 1.658 jiwa luka-luka, dan 184.412 warga terpaksa mengungsi. Selain korban jiwa, kerugian material mencakup kerusakan pada 96.797 rumah, 502 fasilitas sekolah, 536 tempat ibadah, 157 fasilitas kesehatan, serta 128 titik jalan.

BACA JUGA : 291 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke 7 Rumah Sakit Akibat Keracunan

​Regional Manager LMI Bali Nusra, Achmad Ramadhani Prakoso, menurunkan 16 relawan yang didukung 6 unit motor operasional dan 1 mobil rescue untuk menembus kawasan terisolir. Operasional penanganan dibagi ke dalam lima titik, yakni Pos Utama di Desa Nanga Mbaling (Manggarai Timur), Pos Aju 1 di Mbay (Nagekeo), Pos Aju 2 di Desa Nanga Kantor Barat (Manggarai Barat), Pos Aju 3 di Desa Wairotang (Sikka), serta Basecamp LMI di Kelurahan Madawat (Flores Timur).

​Humanitarian Program Laznas LMI, Susanto, menyampaikan bahwa layanan darurat LMI telah menjangkau 7.695 penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi operasional dapur umum untuk 3.280 jiwa, distribusi logistik pangan bagi 2.818 warga, penyediaan dapur air untuk 712 jiwa, layanan kesehatan bagi 118 warga, hingga penyediaan shelter untuk 39 keluarga.

BACA JUGA : Ribuan Warga Rela Berdesakan Demi Sembako Klenteng Tjoe Tik Kiong, Cermin Nyata Potret Kemiskinan di Tulungagung

​Meski demikian, bantuan tambahan masih sangat dibutuhkan di lapangan. Saat ini para warga di pengungsian memerlukan pasokan alas tidur, terpal, air minum, baby kit, family kit, selimut, hygiene kit, serta bahan sembako.