Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Hadiri HUT ke-34 GKJW Jemaat Kalangbret, Plt Bupati Tulungagung Ajak Warga Rawat Toleransi

24
×

Hadiri HUT ke-34 GKJW Jemaat Kalangbret, Plt Bupati Tulungagung Ajak Warga Rawat Toleransi

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Kalangbret yang berlangsung di Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Minggu (2/8/2026).

​Acara peringatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta undangan dari tokoh lintas iman. Kehadiran lintas elemen ini menjadi cerminan nyata bahwa keberagaman di Kabupaten Tulungagung bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan menguatkan.

BACA JUGA : Balita 4 Bulan Terkunci di Mobil Parkiran Kedai Kopi Tulungagung

​Dalam sambutannya, Plt Bupati Ahmad Baharudin menekankan bahwa di tengah perbedaan keyakinan, seluruh warga Tulungagung tetap dipersatukan oleh nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, persaudaraan, dan semangat gotong royong.

​Menurutnya, kerukunan antarumat beragama yang terjalin erat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan daerah yang damai dan harmonis.

​”Tulungagung adalah rumah bagi kita semua. Karena itu, mari kita rawat bersama dengan penuh toleransi, persaudaraan, dan kasih,” ujar H. Ahmad Baharudin.

BACA JUGA : Dua Penggali Sumur di Trenggalek Tewas Tertimbun Galian Kedalaman 13 Meter

​Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas perjalanan 34 tahun GKJW Jemaat Kalangbret dalam meletakkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Pemkab Tulungagung berharap keberadaan GKJW Jemaat Kalangbret terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial dan kerukunan daerah.

​”Selamat HUT ke-34 GKJW Jemaat Kalangbret. Semoga semakin menjadi berkat bagi masyarakat, memperkokoh persaudaraan, serta terus berkontribusi dalam membangun kehidupan yang rukun dan harmonis di Bumi Tulungagung,” tuturnya.

​Peringatan hari jadi ini ditutup dengan suasana kebersamaan yang menegaskan pesan penting: berbeda keyakinan tetap satu dalam persaudaraan, bersama dalam keberagaman, serta kuat dalam kebersamaan demi menjaga stabilitas dan kedamaian di Bumi Ayem Tentrem Tulungagung.