TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti halaman Masjid Besar Baitul Khoir, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (28/6/2026) siang. Sebanyak 41 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Mukarromah akhirnya tiba kembali di tanah air dengan selamat.
Rombongan jemaah haji yang masuk dalam Kloter 102 Jemaah Haji Indonesia ini tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dengan menumpangi armada Bus Harapan Jaya bernopol AG 7132 UT. Kedatangan mereka mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bandung menggunakan mobil dinas Kijang 01 Bandung sejak dari titik kumpul Alun-Alun Kabupaten Tulungagung.
BACA JUGA : Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Tapan Tulungagung Hangus Terbakar, Seluruh Isi Rumah Utama Ludes
Setibanya di kompleks Masjid Baitul Khoir, rombongan tamu Allah ini langsung disambut hangat oleh Ketua KBIHU Al Mukarromah Drs. H. Kumaidi, jajaran Forkopimcam Bandung, Kepala KUA Kecamatan Bandung, Pengurus KBIH Kabupaten Tulungagung H. Nurul Anam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Tangis bahagia pecah saat pihak KBIHU secara resmi menyerahkan kembali para jemaah kepada keluarga masing-masing yang sudah menjemput sejak pagi.
Kapolsek Bandung, AKP Diyon Fitriyanto, mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah haji dari KBIHU Al Mukarromah Bandung yang berjumlah 41 orang tersebut berhasil kembali ke kampung halaman dalam kondisi utuh dan sehat.
”Alhamdulillah, dari total 41 jemaah haji yang kami berangkatkan ke tanah suci, semuanya hari ini telah kembali pulang ke tanah air dengan selamat tanpa kurang suatu apa pun,” ujar AKP Diyon Fitriyanto saat memberikan keterangan resmi.
BACA JUGA : Demi Ngopi dan Rokok, 5 Pelajar SMP di Tulungagung Kompak Curi 7 Ekor Ayam
Guna memastikan prosesi kepulangan dan penyerahan jemaah berjalan lancar serta mengantisipasi kemacetan lalu lintas di area sekitar masjid, Polsek Bandung menerjunkan pengamanan berlapis.
”Kami memploting sebanyak 10 personel gabungan, baik yang berpakaian dinas resmi (pengamanan terbuka) maupun pakaian preman (pengamanan tertutup). Langkah ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, macet, penumpukan massa, hingga tindak kriminalitas 3C,” jelas Kapolsek.
BACA JUGA : Memiliki Riwayat Penyakit Serius, Dua Jemaah Haji Asal Kediri Wafat di Arab Saudi
Rangkaian acara penyambutan yang diisi dengan pembukaan, sambutan dari Kepala KBIHU Al Mukarromah, sambutan Camat Bandung, dan ditutup dengan doa bersama itu berlangsung khidmat. Berkat kesiapan petugas di lapangan, seluruh kegiatan pengamanan kepulangan jemaah haji ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.








