Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KABAR DAERAH

Warga Pantai Popoh Tulungagung Tanam Kepala Kambing dan Selamatan 1 Suro

620
×

Warga Pantai Popoh Tulungagung Tanam Kepala Kambing dan Selamatan 1 Suro

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Warga Dusun Popoh Desa Besole Kecamatan Besuki ,Tulungagung memiliki tradisi selamatan 1 Suro , Sebuah upaya untuk mendapatkan berkah.

Di pendopo pantai Popoh sarat sesaji, seorang lelaki berpakaian serba hitam dengan udeng (penutup kepala tradisional Jawa) khas Jawa khusyuk komat-kamit tampak memanjatkan doa di tepi Pantai pada Rabu (19/7/2023). Di tanggal itulah 1 Suro tahun ini bertepatan.

Example 300x600

Prosesi itu bagian dari selamatan 1 Suro warga setempat. Tradisi ini digelar dengan gotong royong, pembiayaan pun didapat dari patungan masyarakat yang sebagian besar adalah nelayan.

“Ritual digelar setahun sekali tiap tanggal 1 Suro atau 1 Muharam. Selain selamatan , prosesi ritual juga dilaksanakan dengan prosesi menanam kepala kambing. Kegiatan ini merupakan ulur tangan masyarakat nelayan Pantai Popoh yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Nyadi tokoh masyarakat Popoh, Rabu (19/7/2023).

Nyadi menambahkan Selamatan ini merupakan tradisi turun temurun yang lestari hingga kini.

“Tradisi ini Sudah turun temurun” ungkapnya.

Baca Juga : Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah , SMA 1 Ngunut Tulungagung Gandeng Laznas LMI

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bambang Ernawan melalui Ka UPT Destinasi wisata ,Eko Bayu , sangat mengapresiasi swadaya warga Pantai Popoh.

Tradisi Selamatan kata Eko , bagian dari ungkapan rasa syukur atas limpahan hasil laut nelayan selama satu tahun. Selain itu juga bagian dari doa dan harapan untuk keselamatan dan rezeki yang melimpah.

“Kami sangat bangga kepada warga nelayan Pantai Popoh yang guyup dan rukun dalam menggelar kegiatan yang telah turun temurun sejak puluhan tahun yang lalu. Tradisi ini akan terus berlanjut turun temurun atas guyub rukun warganya,” terang dia.

Perayaan-perayaan ini tak hanya ditujukan untuk kegiatan keagamaan, tapi juga bagian perayaan kultur budaya sekaligus pelestarian tradisi masyarakat, termasuk tradisi Selamatan 1 Suro.

Reporter : Harmaji

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *