KABAR DAERAHTerkini

Niat Bangunkan Suami Lewat Telepon, Istri di Tulungagung Justru Temukan Fakta Menyedihkan

×

Niat Bangunkan Suami Lewat Telepon, Istri di Tulungagung Justru Temukan Fakta Menyedihkan

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI KORBAN — Petugas kepolisian dari Polsek Boyolangu bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis saat melakukan proses evakuasi jenazah NG (29) di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Selasa (27/10/2026). Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, dan dari hasil pemeriksaan luar dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM— Pagi hari yang tenang di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, mendadak berubah jadi kepanikan, Selasa (27/10/2026). Niat seorang istri membangunkan suaminya berujung pada penemuan tragedi yang menyayat hati.

​Sang istri yang terbangun dari tidur awalnya mencoba menghubungi suaminya, NG (29), lewat sambungan telepon seluler. Namun, alih-alih diangkat, dering ponsel justru terdengar dari sudut ruangan rumah.

​Kecurigaan itu membawanya pada kenyataan pahit: suaminya ditemukan sudah tak bernyawa.

​Tanpa buang waktu, ia berlari meminta tolong kepada ketua RT dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Boyolangu. Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Boyolangu, Inafis Polres Tulungagung, dan tim medis langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Baca Juga:  Peringatan Isra Miraj, Kapolres Trenggalek Serahkan Santunan ke Anak Yatim Piatu

​Hasil Penyelidikan Polisi

​Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang, menjelaskan bahwa petugas langsung melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan medis, dipastikan tidak ada unsur kekerasan fisik pada tubuh korban.

​”Korban meninggal dunia murni karena mengakhiri hidupnya sendiri yang mengakibatkan kesulitan napas,” terang Iptu Nanang.

​Dari penelusuran lebih lanjut, NG diketahui sedang berjuang melawan tekanan psikologis berat. Selain itu, korban juga memiliki riwayat catatan medis terkait kesehatan jiwa dan penyakit lambung yang diidapnya.

​Pihak keluarga korban memilih untuk tidak memperpanjang proses hukum dan menolak autopsi. Menyadari kejadian ini sebagai musibah, jenazah NG kini telah dipulangkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga:  Polsek Pule Trenggalek Salurkan "Jumat Berkah" untuk Korban Amukan Angin Kencang di Sukokidul

Catatan Redaksi: Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau kecenderungan bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional melalui layanan kesehatan jiwa terdekat atau hotline kesehatan mental.