TRENGGALEK, AJTTV.COM— Seorang pengendara sepeda motor tertimpa pohon trembesi yang tumbang di ruas jalan nasional Trenggalek–Tulungagung, tepatnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek. Korban terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah guyuran hujan deras. Korban diketahui bernama Puput Setyaningtiyas (23), warga Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dari arah Tulungagung menuju tempat kerjanya di Pogalan.
Kapolsek Durenan, AKP Muhammad Faiz Faizal, membenarkan insiden yang menimpa pekerja muda tersebut. Nahas, saat korban melintas, pohon trembesi berukuran besar mendadak roboh dan langsung menimpa korban beserta kendaraannya.
“Mengetahui ada korban, warga sekitar langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Durenan,” kata AKP Faiz.
Dari hasil pemeriksaan medis awal di puskesmas, korban mengalami luka-luka dan memar pada bagian kaki. Meski demikian, kondisi kesehatan korban dinyatakan stabil.
Sementara itu, Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa pohon trembesi yang tumbang tersebut memiliki spesifikasi tinggi sekitar 15 meter dengan diameter batang mencapai 110 sentimeter. Selain melukai pengendara, batang pohon berukuran raksasa itu sempat menutup total badan jalan nasional dan memicu kemacetan lalu lintas.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan evakuasi dengan memotong material pohon menggunakan gergaji mesin. Saat ini, seluruh pembersihan telah tuntas dan arus lalu lintas Trenggalek–Tulungagung kembali melaju normal.
Menanggapi kejadian ini, Camat Durenan, Ahmad Zuhdan, menyebutkan bahwa kerawanan pohon tumbang di sepanjang jalur nasional tersebut memang terbilang tinggi. Pihaknya mengaku telah bersurat kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk segera melakukan pemangkasan pohon-pohon perindang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan.









