Siswi PKL di Tulungagung Dievakuasi Damkar ( dok: Damkarmat)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana di sebuah rumah kontrakan yang menjadi kantor layanan WiFi di Dusun Krajan, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, mendadak mencekam pada Senin (11/5/2026) malam. Seorang siswi SMK yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), Sandra Kirana Aulia (18), harus dievakuasi petugas pemadam kebakaran setelah mengalami kelumpuhan mendadak pada bagian punggung.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat Sandra, siswi kelas 11 SMK Sore asal Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, hendak mengakhiri jam magangnya. Korban naik ke lantai dua bangunan untuk mengambil tas miliknya. Namun, saat posisi tubuhnya merunduk, ia tiba-tiba merasakan nyeri luar biasa di bagian belakang tubuh hingga ambruk.
Rekan-rekan korban yang menyaksikan kejadian tersebut panik mendapati Sandra hanya bisa terlentang di lantai tanpa mampu menggerakkan kakinya.
Evakuasi Dramatis dengan Tandu Basket
Kondisi tangga yang sempit dan risiko cidera tulang belakang membuat pihak kantor enggan mengambil langkah gegabah. Mereka kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung serta relawan ambulans.
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan, Iwan, menjelaskan bahwa timnya harus menggunakan teknik khusus untuk menurunkan korban dari lantai dua.
”Posisi korban terlentang dan tidak bisa berdiri. Karena tangga sempit, kami menggunakan mobil rescue sebagai tumpuan dan mengevakuasi korban menggunakan tandu basket melalui teras lantai dua,” ujar Iwan.
Kondisi Korban
Selama proses penyelamatan yang berlangsung sekitar 30 menit, Sandra dilaporkan tetap sadar namun terus menangis menahan sakit yang hebat. Petugas dengan hati-hati memindahkan korban dari teras rumah menuju mobil rescue, kemudian dialihkan ke ambulans.
Sesaat setelah berhasil diturunkan, Sandra langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karneni Campurdarat untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti gangguan saraf atau otot yang dialaminya.












