Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Suntik Anggaran Rp19 Miliar untuk JLS, Emil Dardak Siap Sulap Pesisir Selatan Trenggalek Jadi Pusat Ekonomi Baru

31
×

Suntik Anggaran Rp19 Miliar untuk JLS, Emil Dardak Siap Sulap Pesisir Selatan Trenggalek Jadi Pusat Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini

Emil Dardak saat acara Hari Jadi Trenggalek ke 832 ( Ari Temi ajttv.com)

TRENGGALEK, AJTV.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek. Langkah konkret ini diwujudkan lewat pengalokasian anggaran sekitar Rp18 hingga Rp19 miliar untuk pembebasan serta penyiapan lahan guna merampungkan konektivitas Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Jalur Jalan Lintas Selatan (Jansela/Pansela).

​Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat menghadiri puncak Peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek bersama sang istri, Arumi Bachsin, serta didampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Senin (31/8/2026).

​Emil menegaskan, pemerataan pembangunan tidak boleh hanya berpusat di wilayah perkotaan Trenggalek saja, melainkan harus menjangkau kawasan pesisir yang menyimpan potensi ekonomi luar biasa.

Baca Juga : Usung Tema ‘Hambeging Bumi’, Pemkab Trenggalek Sebar 11.000 Kantong Udik dan Jamas Pusaka di Hari Jadi ke-832

“Tentu dengan adanya perkembangan hari ini, peluang generasi muda di Trenggalek untuk bisa berkiprah lebih luas bisa dicapai tanpa harus merantau jauh. Itulah sebabnya yang kita coba tingkatkan adalah pembangunan di Trenggalek,” ujar Emil.

​Mengingat jarak antara pusat pemerintahan/Pendopo Trenggalek dengan wilayah pesisir mencapai 40 kilometer, keberadaan JLS menjadi krusial untuk memangkas isolasi wilayah dan mendorong produktivitas masyarakat lokal.

​Penyuntikan dana belasan miliar rupiah dari Pemprov Jatim dialokasikan agar seluruh ruas jalan pesisir selatan dapat saling terhubung sempurna. Saat ini, akses dari Pacitan menuju Panggul hingga Prigi sudah tersambung menuju Popoh (Tulungagung) dan menembus wilayah Malang.

Baca Juga : Ribuan Warga Rela Berdesakan Demi Sembako Klenteng Tjoe Tik Kiong, Cermin Nyata Potret Kemiskinan di Tulungagung

“Kita siapkan sekitar Rp18 hingga Rp19 miliar untuk membantu penyiapan lahan supaya bisa tersambung. Harapan kita, pesisir selatan nantinya mulai dari Yogyakarta, Prigi, Blitar, hingga Malang sepenuhnya terhubung,” ungkap mantan Bupati Trenggalek tersebut.

​Emil mengibaratkan keterhubungan antarwilayah pesisir selatan ini bagai seikat lidi yang kokoh dan tidak mudah dipatahkan. Sinergi antardaerah di koridor selatan diyakini akan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang kuat dan mandiri.

Baca Juga : Lepas 20 Pemain GSI ke Kota Batu, Plt. Bupati Tulungagung Pesan Jaga Sportivitas dan Kekompakan

“Ibarat lidi, kalau dipisah sendiri-sendiri gampang dipatahkan, tapi kalau diikat dia kuat. Jika kawasan selatan saling bersambung, insyaallah potensi ekonomi masyarakat di selatan juga akan melesat naik,” pungkasnya.