Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Tulungagung Bangga! Sean, Dalang Cilik SDN Suwaru yang Viral, Warisi Bakat Seni Sang Kakek

4
×

Tulungagung Bangga! Sean, Dalang Cilik SDN Suwaru yang Viral, Warisi Bakat Seni Sang Kakek

Sebarkan artikel ini

Sean, Dalang Cilik Asal Tulungagung Warisi Bakat Seni Sang Kakek ( Anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Regenerasi seniman tradisional di Kabupaten Tulungagung terus menunjukkan geliat positif. Salah satu sosok yang kini mencuri perhatian adalah Intawang Brianka Seantama, atau akrab disapa Sean. Di usianya yang baru menginjak bangku kelas 4 SDN Suwaru, Kecamatan Bandung, bocah ini sudah menunjukkan talenta luar biasa sebagai dalang cilik profesional.

​Darah seni memang mengalir deras di tubuh putra sulung pasangan Ahmad Suwanto dan Mustika Mega Nanda ini. Sean merupakan cucu dari seorang pelukis, yang agaknya menurunkan kepekaan estetika dan rasa seni yang tinggi kepadanya.

Awal Mula Menjadi Dalang Cilik

Ketertarikan Sean pada dunia pewayangan sudah muncul sejak ia masih duduk di bangku TK. Berawal dari hobi dan kesenangan menonton wayang, kini hal tersebut telah menjadi profesi. Terbukti, sejak kelas 3 SD, Sean sudah mulai tampil di berbagai panggung (pentas) dan memukau masyarakat dengan kepiawaiannya memainkan tokoh-tokoh wayang.

Disiplin Latihan Lintas Kota

Keahlian Sean tidak didapat secara instan. Di bawah bimbingan Dalang Purwanto dari Desa Bantengan, ia rutin mengasah kemampuan di Desa Sebalor, yang merupakan rumah sang kakek (kakung). Tak hanya mahir mendalang, setiap hari Minggu pagi, Sean juga menempuh perjalanan untuk mengikuti les gamelan di Bunda Raka, Bandung. Kedisiplinan ini ia lakukan setiap hari di sela-sela waktu sekolahnya demi menjaga kualitas penampilannya.

Siswa Multitalenta Penuh Prestasi

Bukan hanya di atas panggung wayang, Sean juga dikenal sebagai siswa berprestasi di SDN Suwaru. Ia tercatat pernah menjuarai berbagai perlombaan bergengsi, mulai dari lomba mendongeng, Pildacil, hingga mewarnai. Dukungan penuh dari keluarga, termasuk adiknya, Shinji Kenantama, menjadi motor penggerak bagi Sean untuk terus melestarikan kebudayaan Nusantara.

​Kisah Sean adalah bukti nyata bahwa anak-anak muda di Tulungagung masih memegang teguh identitas budaya di tengah gempuran zaman modern. Kehadirannya diharapkan mampu menginspirasi generasi sebayanya untuk mencintai seni tradisional Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *