Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin atau Gus Ipin
Trenggalek , AJTTV.com – Menyusul meningkatnya kasus corona , Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meminta kepada jajaran untuk mempercepat proses penambahan asrama dan rumah sakit darurat Covid 19.
Terbaru , UPT Pengujian Kendaraan Bermotor atau Balai Uji Kir Kabupaten Trenggalek ditutup sehari, Senin kemarin (1/2/2021).
Penutupan itu karena empat orang pegawai Balai Uji Kir terpapar Covid-19.
Salah satu langkah penambahan asrama dan rumah sakit darurat Covid -19 yakni dengan memanfaatkan bangunan sekolah yang saat ini sudah ditutup karena regrouping
Penambahan asrama dan rumah sakit ditujukan agar ada kecukupan ruang untuk penanganan Covid 19. Apalagi ketersediaan ruangan di asrama covid yang ada sudah penuh. Begitu juga dengan ruang perawatan Covid di rumah sakit.
Menurut Bupati, selain tracing kepada kontak erat dan orang yang sangat beresiko terpapar Covid 19, hal lain yang tidak kalah penting adalah ketersediaan ruang isolasi dan rumah sakit darurat covid.
Dengan kecukupan ruang isolasi, rumah sakit dapat difungsikan untuk penanganan Covid dengan resiko tinggi.
“Perlunya menyiapkan asrama covid dan rumah sakit darurat, sehingga ada kecukupan ruang untuk melakukan isolasi kepada mereka yang terpapar,” ujar Bupati Trenggalek Selasa ( 2/2/2021)
Dengan kecukupan ruang, maka RSUD bisa difungsikan hanya khusus menangani kasus Covid dengan tingkat kedaruratan tinggi, jelasnya.
Bupati meminta kepada Sekda Joko Irianto untuk bisa segera melaksanakan hal ini.
Reporter : Puspa












