Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Tragedi Dini Hari di Blitar, Wanita Asal Malang Tewas Tertabrak Kereta, Diduga Alami Kanker Otak

440
×

Tragedi Dini Hari di Blitar, Wanita Asal Malang Tewas Tertabrak Kereta, Diduga Alami Kanker Otak

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi Laka Kereta Api

BLITAR, AJTTV.COM – Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang wanita di perlintasan kereta api Dusun Plampangan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Jumat pagi (3/10/2025). Korban, yang diketahui berinisial ISSPR (43), warga Desa Watu Gedhe, Singosari, Malang, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan setelah dihantam kereta api.

​Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Polsek Kesamben menerima laporan fatal ini pertama kali dari petugas Kereta Api.

​Korban Baru Pulang dari Perawatan RSSA Malang

​Kasihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, membenarkan kejadian tersebut dan mengungkapkan adanya dugaan latar belakang medis pada korban.

​”Masih kita dalami yang jelas korban baru keluar dari RSSA Malang [Rumah Sakit Saiful Anwar] di diagnosa menderita sakit kanker otak dan darah tinggi,” ujar Ipda Putut.

​Disebutkan, korban baru saja dibawa pulang ke rumah ibunya (orang tua) di Plampangan, Kesamben. Kondisi kesehatan korban ini menjadi salah satu fokus pendalaman polisi untuk mengetahui alasan korban berada di jalur rel pada dini hari.

​Misteri Keberadaan Korban di Rel

​Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) setelah menerima laporan. Saat tiba, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

​”Petugas langsung mendatangi TKP dan mendapati korban sudah dalam keadaan hancur,” ungkap Ipda Putut.

​Saat ini, kasus kecelakaan tragis ini sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Polisi masih berupaya keras untuk mengetahui penyebab pasti mengapa korban, dengan riwayat penyakit serius, berada di jalur kereta api saat peristiwa naas itu terjadi. Pihak kepolisian belum menyimpulkan apakah kecelakaan ini murni insiden atau ada faktor lain yang melatarbelakangi.

Reporter : Ndik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *