RAA (48) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi Jalan Umum Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, pada Sabtu malam/ Ist
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kelurahan Jepun berubah menjadi duka. Seorang pria berinisial RAA (48) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi Jalan Umum Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, pada Sabtu malam (14/3/2026).
Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini diduga dipicu oleh hilangnya kendali kendaraan saat korban melaju di jalur tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, peristiwa bermula ketika RAA mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi AG 2393 SW. Saat itu, RAA tidak sendirian; ia membonceng rekannya, S (50), warga Kelurahan Kuthoanyar.
Keduanya melaju dari arah utara menuju selatan. Namun, setibanya di lokasi kejadian, laju motor mendadak tak terkendali.
”Diduga pengemudi kurang menguasai laju kendaraan, sehingga motor lepas kendali dan mengakibatkan kecelakaan tunggal,” ujar AKP Taufik.
Kondisi Korban dan Kerugian
Dampak dari benturan tersebut fatal bagi pengemudi. RAA dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Sementara itu, penumpang berinisial S dilaporkan selamat namun harus menjalani perawatan medis karena mengalami sejumlah luka.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain Satu unit sepeda motor Honda Revo (AG 2393 SW), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik korban
Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp500.000.
Imbauan Kepolisian
Di tengah meningkatnya mobilitas warga menjelang lebaran, AKP Taufik mengimbau masyarakat untuk lebih mawas diri di jalan raya. Ia menekankan pentingnya kontrol emosi dan kecepatan saat berkendara.
”Kami menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Kami berpesan agar masyarakat selalu waspada, mengontrol laju kendaraan, dan benar-benar mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkasnya.












