Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila ( anang ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJT TV.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung resmi mengoperasikan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld. Inovasi tilang elektronik portabel ini bertujuan untuk menjangkau pelanggaran lalu lintas di titik-titik yang belum tercover oleh kamera ETLE statis.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, menjelaskan bahwa perangkat ini merupakan dukungan dari Korlantas Polri untuk memperkuat penindakan hukum berbasis digital di wilayah Tulungagung.
Cara Kerja ETLE Handheld
Berbeda dengan kamera statis yang terpasang di persimpangan jalan, ETLE Handheld memiliki fleksibilitas tinggi dimana bentuk Perangkat Menyerupai ponsel pintar dengan aplikasi khusus yang terintegrasi langsung dengan database ETLE nasional. Sistem Capture ,Petugas cukup memotret pelanggar, Data kendaraan akan otomatis teridentifikasi dan Petugas tidak wajib menghentikan kendaraan. Jika pengendara mencoba kabur, bukti foto tetap sah untuk proses tilang.
Sasaran Pelanggaran Utama
Penindakan akan difokuskan pada pelanggaran yang kasat mata dan berpotensi membahayakan keselamatan, antara lain Tidak menggunakan helm standar (SNI), Berboncengan lebih dari satu orang, Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong, dll) danPelanggaran lalu lintas oleh pelajar di bawah umur.
Mekanisme Tilang dan Denda
Mekanisme konfirmasi pelanggaran tetap mengikuti standar ETLE nasional. Surat tilang akan dikirimkan langsung ke alamat pemilik kendaraan sesuai data pada STNK.
Namun, AKP Taufik menambahkan terdapat opsi khusus di lapangan:
”Bagi pelanggar yang berhenti saat diperiksa, petugas dapat langsung memberikan bukti pelanggaran berupa struk untuk mempercepat proses pembayaran denda,” jelasnya pada Jumat (1/5/2026).
Target Kedepan
Saat ini, Polres Tulungagung baru mengoperasikan satu unit perangkat. Namun, melihat efektivitasnya, pihak Satlantas berencana mengusulkan penambahan unit agar setiap tim patroli (4 unit) memiliki perangkat masing-masing.
”Harapan kami, dengan adanya ETLE Handheld yang fleksibel menjangkau area perkotaan hingga pinggiran ini, kesadaran masyarakat meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,” tutup AKP Taufik.












