Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

GEGER! Laka Beruntun di Gerbang Desa Pucunglor Tulungagung, Satu Pengendara Tewas Tergencet

3
×

GEGER! Laka Beruntun di Gerbang Desa Pucunglor Tulungagung, Satu Pengendara Tewas Tergencet

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi Laka Lantas / Andika ajttv.com

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Malam yang tenang di akses masuk Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru, mendadak berubah mencekam pada Selasa malam (12/5). Sebuah manuver berbahaya dari pengemudi truk berujung maut, memicu kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa dan menyisakan duka mendalam.

Detik-Detik Mencekam

​Insiden berdarah ini bermula ketika sebuah truk Mitsubishi melaju kencang dari arah selatan. Seolah berpacu dengan waktu, sang sopir nekat memacu kendaraannya ke jalur kanan untuk mendahului mobil di depannya. Namun, perhitungan itu meleset fatal.

​Dari arah berlawanan (Utara), meluncur Suzuki Satria FU yang dikendarai oleh Imam Kanapi (45). Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan “adu banteng” tak terelakkan. Suara benturan keras memecah keheningan malam, menyisakan puing kendaraan yang berserakan di aspal.

​Satu Korban Jiwa, Dua Luka Berat

​Dampak benturan tersebut sangat fatal. Imam Kanapi, warga Sumbergempol, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya. Sementara itu, satu penumpang motor dan pengendara Honda PCX yang ikut terlibat dalam karambol ini mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.

​Peringatan Keras dari Kepolisian

​Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila, menegaskan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya kewaspadaan sopir truk saat menyalip.

​”Kami mengimbau keras bagi pengguna jalan, terutama kendaraan besar: jangan memaksakan menyalip jika pandangan tidak bebas atau arus lawan tidak memungkinkan. Satu detik kecerobohan bisa berbayar nyawa,” tegas AKP Taufik.

Saat ini, barang bukti kendaraan telah diamankan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara duka masih menyelimuti keluarga korban di tengah imbauan keselamatan yang terus digencarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *