Petugas Satlantas Polres Trenggalek lakukan Ramp Check armada Bus ( Ari Temi ajttv.com)
TRENGGALEK, AJTTV.COM — Sebanyak 448 calon jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (18/5/2026). Guna menjamin keselamatan dan kenyamanan tamu Allah selama di perjalanan, Polres Trenggalek mengambil langkah tegas dengan melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) menyeluruh terhadap armada bus pengangkut.
Prosesi pelepasan ratusan jemaah yang menumpang 12 unit bus pariwisata tersebut berpusat di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek.
Petugas gabungan yang dimotori oleh jajaran Satlantas Polres Trenggalek memeriksa secara detail setiap sudut kendaraan. Pemeriksaan meliputi fungsi mesin, lampu-lampu, kelayakan ban, hingga ketersediaan peralatan darurat seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan kotak P3K.
Penerapan SOP Ketat Demi Keselamatan Jemaah
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa armada yang digunakan memang merupakan bus pariwisata yang biasa melayani rute jarak jauh. Kendati demikian, prosedur pemeriksaan kelayakan jalan (ramp check) tetap wajib dilakukan tanpa pengecualian.
Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis, seperti kerusakan mesin maupun faktor risiko kecelakaan di jalur darat menuju Surabaya.
“Bagaimanapun juga, penumpang yang notabene adalah para calon jemaah haji ini tetap harus menjadi prioritas keselamatan. Sehingga dalam perjalanan juga merasa nyaman,” ujar AKP Sony Suhartanto kepada media, Senin.
Sopir Bus Dikumpulkan, Polisi Beri Peringatan Keras
Tidak hanya memeriksa fisik kendaraan, Satlantas Polres Trenggalek juga memberikan perhatian khusus pada faktor manusia (human factor). Sesaat sebelum roda bus berputar meninggalkan area pendopo, pihak kepolisian mengumpulkan seluruh sopir bus untuk diberikan pengarahan khusus.
AKP Sony menekankan agar para pengemudi wajib mematuhi aturan lalu lintas, menjaga batas kecepatan aman, dan tidak saling mendahului demi kenyamanan para jemaah lansia. Para sopir juga diminta terus berkoordinasi dan mematuhi arahan dari mobil petugas yang melakukan pengawalan (patwal) di garis depan.
”Harapan kita, semua berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala sampai di tujuan,” pungkas Kasatlantas.
Dengan pengawasan ketat dari hulu, rombongan haji perdana dari Trenggalek ini diharapkan dapat tiba di Embarkasi Surabaya dengan selamat sebelum nantinya bertolak ke tanah suci.












