Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Ganggu Kenyamanan Warga, 14 Motor Berknalpot Brong Milik Pelajar di Tulungagung Disita Polisi

8
×

Ganggu Kenyamanan Warga, 14 Motor Berknalpot Brong Milik Pelajar di Tulungagung Disita Polisi

Sebarkan artikel ini

Beberapa Motor milik Pelajar yang terjaring Razia Polisi ( Yusman Ali ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Langkah tegas diambil jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kalidawir dalam merespons keresahan masyarakat terkait polusi suara. Dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Kalidawir disisir petugas dalam operasi penertiban knalpot tidak standar atau brong pada Selasa pagi (19/5).

​Hasilnya, sebanyak 14 unit sepeda motor milik siswa kedapatan menggunakan knalpot bising yang melanggar spesifikasi teknis.

​Operasi penertiban yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim dan Kanit Samapta Polsek Kalidawir ini menyasar dua titik, yaitu SMPN 1 Kalidawir dan SMPN 3 Kalidawir. Petugas bergerak cepat memeriksa satu per satu kendaraan roda dua yang terparkir di area sekolah.

​Respons Cepat Aduan Masyarakat

​Kapolsek Kalidawir, IPTU Bambang Kurniawan, menegaskan bahwa razia ini bukan sekadar penertiban rutin, melainkan tindakan nyata atas banyaknya keluhan warga yang merasa terganggu dengan kebisingan di jalanan.

​”Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat yang merasa kenyamanannya terusik oleh suara bising knalpot brong. Oleh karena itu, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan penertiban,” ujar IPTU Bambang.

Dari total 14 kendaraan yang terjaring itu,11 unit sepeda motor diamankan dari SMPN 1 Kalidawir, dan ​3 unit sepeda motor diamankan dari SMPN 3 Kalidawir.

​Sanksi Edukatif dan Efek Jera

​Seluruh kendaraan yang melanggar aturan tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Mapolsek Kalidawir. Polisi memastikan tidak hanya menahan kendaraan, tetapi juga memberikan pembinaan khusus kepada para pelajar yang bersangkutan.

​Untuk mengambil kembali motor tersebut, para siswa diwajibkan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrikan dan spesifikasi teknis yang berlaku, dengan didampingi orang tua atau pihak sekolah.

​Di akhir retorikanya, IPTU Bambang Kurniawan memberikan imbauan keras kepada generasi muda dan masyarakat luas agar lebih tertib berlalu lintas.

​”Kami berharap aksi ini memberikan efek jera. Mari bersama-sama menjaga ketertiban umum dan menghormati pengguna jalan lain dengan menggunakan kendaraan yang sesuai aturan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *