Jenasah wanita Mr X ditemukan di Pantai Sine Cemoro Sewu (:Andika ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kawasan wisata Pantai Sine Cemoro Sewu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jenazah wanita tanpa identitas (Mrs. X) pada Jumat (29/5/2026) pagi. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sangat mengenaskan dan diduga telah mengapung di lautan selama lebih dari sepekan.
Jasad wanita malang tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB oleh seorang petugas kebersihan pantai berinisial NN (63) yang sedang menyapu di area pesisir. Saksi yang terkejut melihat sesosok tubuh terdampar langsung melaporkan kejadian itu ke personel Ditpolairud Polda Jatim BKO Pos Tulungagung.
Anggota Ditpolairud Polda Jatim BKO Pos Tulungagung, Bripda Samuel Caesario, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan warga, pihaknya bersama Pos TNI AL Tulungagung langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga : modifikasi-bak-truk-pakai-terpal-sindikat-penimbun-solar-subsidi-di-nganjuk-digulung-polisi
“Tim Inafis Polres Tulungagung tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB untuk melakukan proses identifikasi awal. Korban dipastikan berjenis kelamin perempuan, dengan estimasi usia antara 20 hingga 30 tahun,” kata Bripda Samuel, Jumat (29/5/2026).
Saat dievakuasi, korban hanya mengenakan celana pendek berbahan kain warna abu-abu serta celana dalam bermerek Davvero dengan warna senada. Akibat terlalu lama terombang-ambing di laut, kondisi fisik jenazah sudah mengalami kerusakan parah di beberapa bagian.
”Melihat kerusakan pada tubuh korban, kami memperkirakan jenazah ini sudah hanyut di laut selama lebih dari tujuh hari,” tambah Samuel.
Terkait adanya seutas tali yang melilit di bagian kaki korban saat ditemukan, pihak kepolisian memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat. Samuel menegaskan, tali tersebut sengaja diikatkan oleh warga yang pertama kali menemukan jasad agar korban tidak kembali terseret ombak ke tengah laut karena kondisi air sedang pasang.
Baca Juga : polisi-dan-babinsa-di-nganjuk-sulap-lahan-pekarangan-jadi-ladang-sawi
Sejauh ini, Polres Tulungagung melaporkan belum ada tanda-tanda kekerasan fisik yang kasat mata pada tubuh korban. Namun, untuk memastikan penyebab utama kematian, jenazah telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Iskak Tulungagung demi kepentingan autopsi dan pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menerima laporan resmi mengenai adanya kehilangan anggota keluarga yang cocok dengan ciri-ciri fisik korban.
Baca Juga : nganjuk-siaga-satu-pasukan-gabungan-disebar-ke-titik-rawan-jelang-malam
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Tulungagung dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga berjenis kelamin perempuan berusia muda dengan ciri-ciri pakaian di atas, untuk segera berkoordinasi dengan Polres Tulungagung atau langsung mendatangi RSUD dr. Iskak Tulungagung.











