Scroll untuk baca artikel
BERITA NASIONAL

Skandal Dapur Makan Bergizi Gratis: Belum 24 Jam Dicopot Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Berbaju Pink Kejagung

1
×

Skandal Dapur Makan Bergizi Gratis: Belum 24 Jam Dicopot Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Berbaju Pink Kejagung

Sebarkan artikel ini

Eks Kepala BGN Dadan Hin sadayana Resmi Berbaju Pink Kejagung ( Rukiyanto ajttv.com )

JAKARTA, AJTTV.COM – Roda nasib berputar begitu kejam bagi mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Kurang dari 24 jam setelah didepak dari posisinya oleh Presiden Prabowo Subianto, Dadan kini resmi menyandang status tersangka dan langsung dijebloskan ke sel tahanan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

​Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Rabu (3/6/2026) tepat pukul 17.12 WIB, Dadan terlihat digiring keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan.

​Dengan tangan terikat dan dibalut rompi tahanan berwarna merah muda (pink) khas Kejagung, ahli entomologi tersebut memilih bungkam seribu bahasa. Ia mengunci rapat mulutnya saat dikerumuni awak media dan langsung bergegas masuk ke dalam mobil tahanan.

​Kronologi Kilat Kejatuhan Sang Mantan Bos BGN

​Kasus hukum yang menjerat Dadan bergulir bak bola salju dengan ritme yang sangat cepat dan tak terduga. Kejatuhannya dari pucuk pimpinan badan elit tersebut hanya memakan waktu hitungan jam:

Selasa, 2 Juni 2026 (Malam) Presiden Prabowo secara mendadak mengumumkan pencopotan Dadan Hindayana beserta dua wakilnya dari manajemen puncak BGN.

Rabu, 3 Juni 2026 (Pagi) Tim penyidik Pidana Khusus Kejagung bergerak cepat melakukan penggeledahan massal di kantor pusat BGN untuk mengamankan barang bukti.

Rabu, 3 Juni 2026 (Sore) Hanya berselang beberapa jam setelah penggeledahan, Dadan resmi keluar dari ruang pemeriksaan dengan status tahanan.

Baca Juga: Breaking News! Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Resmi Jadi Pengganti

​Istana Buka Suara: Terseret Skandal Jual Beli Dapur MBG

​Meskipun pihak Kejagung belum merinci secara detail pasal dakwaan serta konstruksi lengkap kasusnya, pihak Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman, akhirnya membocorkan borok di balik layar.

​Dudung membenarkan bahwa keputusan radikal Presiden Prabowo mencopot Dadan dipicu oleh derasnya laporan intelijen. Laporan tersebut mengarah pada skandal dugaan jual beli proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum untuk program andalan nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).

​“Ya, kemungkinan besar seperti itu (kasus jual beli dapur), banyaklah informasi-informasi ke beliau (Presiden),” ungkap Dudung Abdurachman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (3/6/2026).

Ketika dipertegas oleh awak media mengenai kebenaran isu komersialisasi serta adanya dugaan aliran dana insentif harian dapur MBG yang mengalir ke kantong yayasan pribadi milik Dadan, mantan Kasad ini memberikan jawaban saklek yang mengonfirmasi ketegasan sikap Istana terhadap penyelewengan program prioritas tersebut.

Baca JugaKejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Hanya Sehari Setelah Pencopotan Kepala BGN