Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

DOR! KOMPLOTAN JAMBRET SPESIALIS BAKUL ETEK ASAL MALANG AMBRUK DI TULUNGAGUNG!

150
×

DOR! KOMPLOTAN JAMBRET SPESIALIS BAKUL ETEK ASAL MALANG AMBRUK DI TULUNGAGUNG!

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Aksi nekat komplotan jambret lintas kota yang kerap meresahkan para pejuang subuh akhirnya berakhir di ujung timas panas! Tim Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung sukses menggulung dua bandit jalanan asal Kabupaten Malang pada Kamis, 2 Juli 2026.

​Kedua pelaku adalah AA (39), warga Kecamatan Sumberpucung yang juga seorang residivis, serta rekannya AG (26), warga Kecamatan Kromengan. Karena mencoba melawan dan kabur saat disergap, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Satu pelaku pun ambruk setelah kakinya ditembus peluru petugas!

BACA JUGA : Nekat Terobos Jalur Alternatif Gondang, Puluhan Truk Bertonase Tinggi Ditilang Polisi

​​Bukan sembarang sasaran, komplotan ini ternyata spesialis mengincar para pedagang sayur keliling atau yang akrab disebut bakul etek.
​Modus Operandi: Pelaku sengaja berangkat dari Malang menuju Tulungagung untuk berburu korban. Mereka beroperasi di jam rawan, antara pukul 02.00 hingga 05.00 WIB, saat para pedagang sayur sedang lengah dalam perjalanan berangkat atau pulang dari pasar.
Korban dibuntuti dari belakang sebelum akhirnya barang berharga mereka dirampas secara paksa.

BACA JUGA : Maulana Mufti Baihaki, Pesilat Muda Tulungagung Raih Emas di Piala Presiden 2026

​Berdasarkan hasil penyelidikan, sepak terjang kedua pelaku tergolong sangat meresahkan. Mereka tercatat telah mengacak-acak sejumlah wilayah hukum di Tulungagung, meliputi
​Kecamatan Rejotangan
​Kecamatan Sumbergempol
​Kecamatan Ngunut
​Kecamatan Campurdarat
​Kecamatan Pakel
​Kecamatan Boyolangu
​Kawasan Kota Tulungagung

​Kanit Resmob Macan Agung, Aiptu Fendy Prestiawan, menegaskan bahwa target utama mereka memang para pedagang sayur keliling karena dianggap membawa uang tunai atau perhiasan saat kulakan.

​​Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tulungagung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

​Namun, pihak kepolisian tidak berhenti sampai di sini. Petugas masih terus melakukan pengembangan intensif karena diduga kuat masih ada lokasi kejadian (TKP) lain serta korban-korban lain yang belum melapor.