Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Kandang Ayam di Gondang Tulungagung Ludes Terbakar, 7 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

58
×

Kandang Ayam di Gondang Tulungagung Ludes Terbakar, 7 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

Sebarkan artikel ini

Ribuan ayam mati terpanggang di Desa Bendungan Tulungagung Selasa dini hari ( Anang yulianto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah kompleks kandang ayam milik KH. Nur Khotib di Dusun Patoman, Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Selasa (11/8/2026) dini hari. Amuk si jago merah yang melalap bangunan beserta ribuan ternak tersebut ditaksir mengakibatkan kerugian materiil hingga Rp1 miliar.

​Peristiwa naas ini pertama kali diketahui sekitar pukul 02.30 WIB. Kobaran api dilaporkan mendadak muncul dan langsung membesar dari bagian tengah area kandang.

Bambang Pidekso, Kasi Operasional dan Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, mengungkapkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh gangguan sistem pemanas di dalam kandang.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Warga Tulungagung, Puskesmas Kauman Gelar Program Cek Kesehatan Gratis

“Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas LPG yang difungsikan sebagai alat pemanas ruangan di dalam kandang,” ujar Bambang saat memberikan konfirmasi, Selasa (11/8/2026).

​Menindaklanjuti laporan darurat yang masuk pada pukul 03.00 WIB, petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Sebanyak dua unit armada pemadam dan satu unit mobil penyuplai air dikerahkan, hingga tim tiba di tempat sekitar pukul 03.17 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman.

​Pesatnya kobaran api membuat bangunan kandang beserta seluruh isinya hangus tak bersisa. Selain pakan ternak, satu unit sepeda motor dan perangkat blower turut musnah terbakar. Tak hanya itu, dari total populasi 8.000 ekor ayam yang berada di lokasi, sebanyak 7.000 ekor di antaranya mati terpanggang.

Baca Juga: Aliansi Jurnalis Tulungagung Berduka atas Meninggalnya Cak Sholeh, Catur Santoso: “Beliau Pejuang Keadilan yang Vokal”

Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung cukup intensif dengan melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari personel Damkar, bantuan armada Baruna, jajaran Polsek Gondang, perangkat kecamatan, hingga Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

​Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 06.15 WIB. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.