TULUNGAGUNG, AJTTV.COM— Ada yang berbeda di kawasan Taman Titik 0 Kilometer Tulungagung, Jumat (30/10/2026) malam. Di tengah riuhnya malam akhir pekan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, sukses menyedot perhatian publik lewat peluncuran resmi logo dan rangkaian agenda Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung.
Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, hingga tumpah ruahnya masyarakat ini sekaligus menjadi tanda dimulainya pesta rakyat yang bakal berlangsung hingga Desember mendatang. Berbagai agenda seru—mulai dari panggung budaya, bazar ekonomi, hingga kompetisi olahraga—sudah disiapkan matang untuk memanjakan warga.
Bukan sekadar ajang hiburan tahunan, Ahmad Baharudin mengingatkan bahwa usia 821 tahun bukanlah angka yang singkat. Tanggal 18 November mendatang menjadi tonggak sejarah panjang perjalanan Tulungagung yang harus dijawab dengan kerja nyata.
”Peringatan ini bukan cuma seremonial. Ini momentum kita untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan memperkuat persatuan,” ujar Ahmad di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi.
Tema yang diusung tahun ini pun tak main-main: “Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi”. Kalau diterjemahkan secara bebas, kalimat berbobot ini mengajak seluruh warga Tulungagung untuk bangkit dari zona nyaman, bersatu padu tanpa sekat, dan bahu-membahu mengabdi demi mewujudkan Tulungagung yang makmur, subur, serta gemah ripah loh jinawi.
Bagi Ahmad Baharudin, deretan kata Bahasa Jawa tersebut jelas bukan sekadar pemanis spanduk, penghias baliho, atau peramai tagar di media sosial. Di balik tema itu tersimpan lecutan semangat agar seluruh elemen masyarakat memiliki satu visi yang sama untuk memajukan daerahnya.
Ia menegaskan, mimpi membawa Tulungagung lebih maju tidak akan pernah terwujud jika hanya bertumpu pada pundak pemerintah. Kemajuan nyata baru bisa dirasakan ketika warga ikut menyingsingkan lengan baju lewat aksi gotong royong dan kepedulian bersama.
”Seluruh rangkaian acara ini sengaja disiapkan bukan cuma untuk gaya-gayaan. Harapannya, pesta rakyat ini bisa menggerakkan roda ekonomi lokal, menjaga tradisi leluhur tetap lestari, dan yang paling penting: bikin kita semua makin bangga jadi orang Tulungagung,” tegas Ahmad penuh optimisme.
Dengan resmi diluncurkannya logo dan agenda malam itu, gong perayaan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung resmi ditabuh. Siap-siap tandai kalender, ramaikan acaranya, dan tunjukkan semangat Gumregah-mu!







