KABAR DAERAH

Akses Antarwilayah Lumpuh Total, Jembatan di Wates Blitar Putus Diterjang Arus Deras

×

Akses Antarwilayah Lumpuh Total, Jembatan di Wates Blitar Putus Diterjang Arus Deras

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD Kabupaten Blitar saat melakukan assessment dan memasang rambu peringatan darurat di lokasi jembatan putus akibat tergerus arus air di Desa Wates, Kecamatan Wates, Senin (2/11/2026).ist

BLITAR, AJTTV.COM — Akses transportasi vital yang menghubungkan antarwilayah di Kabupaten Blitar mengalami kelumpuhan total menyusul putusnya sebuah jembatan penghubung di Desa Wates, Kecamatan Wates, pada Senin (2/11/2026). Infrastruktur tersebut ambrol setelah tak kuasa menahan terjangan arus air yang begitu deras.

​Jembatan dengan dimensi panjang 6 meter dan lebar 4 meter ini sebenarnya bukan tanpa riwayat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan tersebut sebelumnya memang sudah dalam kondisi mengalami kerusakan dan mendambakan perbaikan.

​Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa kondisi jembatan saat ini sudah 100 persen terputus dan tidak dapat dilintasi oleh moda transportasi apa pun.

​“Sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat,” ujar Wahyudi, Senin (2/11/2026).

 

Baca Juga:  Penyebab Bansos Disabilitas Tulungagung Tak Cair: Terganjal Aturan Desil

​Respons Cepat BPBD dan Imbauan Jalur Alternatif

​Menanggapi darurat bencana ini, personel BPBD Kabupaten Blitar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim melakukan kaji cepat (assessment) sekaligus memasang rambu-rambu peringatan darurat di sekitar titik lokasi berbahaya guna mencegah timbulnya korban jiwa.

​Putusnya jembatan ini praktis membuat mobilitas dan aktivitas sehari-hari warga setempat tersendat. Guna mengantisipasi isolasi wilayah, masyarakat untuk sementara waktu diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Dusun Sidomulyo.

​Pihak BPBD juga mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak bersikap nekat mencoba melintasi sisa struktur jembatan yang telah ambrol.

​“Kami ingatkan masyarakat tidak memaksakan diri melintasi jembatan yang putus, ini sangat berisiko,” tegas Wahyudi.

Baca Juga:  Tabrakan Maut Dua Motor di Tulungagung, Empat Orang Luka - Luka

​Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca ekstrem, serta wajib mematuhi seluruh rambu darurat yang telah terpasang demi menghindari ancaman kecelakaan yang fatal.