TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tulungagung sejak Minggu sore hingga Senin dini hari berdampak pada keselamatan jalur transportasi. Ruas jalan strategis Brumbun–Pantai Sine yang terletak di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, dilanda musibah tanah longsor pada Senin (02/11/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Longsoran tebing tersebut sempat menutup sebagian badan jalan yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Pansela Jawa. Berdasarkan analisis awal petugas di lapangan, tingginya volume air hujan membuat struktur tanah di lereng melemah hingga akhirnya tergerus dan ambrol ke jalanan.
Merespons kejadian ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali langsung menerjunkan tim dan alat berat ke lokasi kejadian.
Alat Berat Diturunkan, Jalan Dipastikan Tetap Bisa Dilalui
Proses evakuasi material tanah dan batuan dilakukan secara cepat menggunakan excavator guna memastikan urat nadi perekonomian masyarakat di kawasan pesisir tersebut tidak terputus total.
”Petugas telah membersihkan material longsor menggunakan alat berat excavator agar akses jalan tetap berfungsi. Langkah ini dilakukan agar lalu lintas tetap dapat berjalan dan akses jalan tidak terputus,” terang Plh. Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali, Yusuf Adinegoro.
Selain menyingkirkan material tanah, tim di lapangan juga menyiagakan rambu-rambu peringatan darurat di sepanjang titik rawan untuk mencegah risiko kecelakaan lalu lintas saat warga melintas.
Konektivitas Pansela Jadi Prioritas
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan cepat terhadap jalur terdampak bencana merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan distribusi logistik antarwilayah.
“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik,” tegas Dody, Rabu (04/11/2026).
Imbauan Penting Bagi Pengguna Jalan
Hingga saat ini, proses penanganan dan pemantauan di lokasi terus berlanjut disesuaikan dengan intensitas cuaca di area lereng Tanggunggunung.
Kementerian PU mengimbau seluruh masyarakat dan pengendara yang melintasi ruas JLS Brumbun–Pantai Sine agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat hujan deras mengguyur. Pengendara diminta mematuhi rambu peringatan serta berhati-hati terhadap potensi longsor susulan









