POLITIK

Aksi Penurunan Foto Wapres Gibran Warnai Pertemuan Forum Kebangsaan dan DPRD DIY

×

Aksi Penurunan Foto Wapres Gibran Warnai Pertemuan Forum Kebangsaan dan DPRD DIY

Sebarkan artikel ini
AKSI SIMBOLIK: Sejumlah orang yang tergabung dalam Forum Kebangsaan DIY saat menurunkan foto resmi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang pertemuan DPRD DIY, Rabu (4/11/2026). (Foto: Tangkapan Layar

YOGYAKARTA, AJTTV.COM — Suasana rapat di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendadak menyita perhatian publik. Pasalnya, dalam pertemuan antara Forum Kebangsaan DIY dan sejumlah anggota DPRD DIY pada Rabu (4/11/2026), diwarnai oleh aksi penurunan foto resmi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

​Berdasarkan dokumentasi yang beredar luas, peristiwa itu terjadi di ruang pertemuan DPRD DIY. Sejumlah peserta yang tergabung dalam Forum Kebangsaan tampak mendekati dinding tempat bingkai foto resmi Wakil Presiden terpasang. Dalam rekaman visual tersebut, seorang peserta terlihat mengarahkan tangan ke bingkai foto, sementara rekan-rekan lainnya berdiri di sekitar lokasi saat simbol negara bagian eksekutif tersebut diturunkan.

Baca Juga:  Menhan Prabowo Disindir Usai Minta Tak Berpolemik soal Seaglider

​Aksi simbolik ini menjadi bagian dari rangkaian agenda dialog antara perwakilan masyarakat dari Forum Kebangsaan dan jajaran legislator daerah. Kehadiran mereka sedianya dimanfaatkan untuk menyuarakan aspirasi serta menyampaikan sejumlah pandangan terkait dinamika persoalan nasional yang sedang menjadi sorotan publik.

​Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang merinci alasan spesifik di balik penurunan foto tersebut. Pihak penyelenggara aksi maupun pimpinan DPRD DIY juga belum membeberkan secara utuh substansi daftar tuntutan yang dibawa oleh massa, sehingga tindakan tersebut masih menjadi tanda tanya terkait pesan politik atau simbolik yang ingin disampaikan.

​Peristiwa ini berlangsung di tengah dinamika politik dan sosial yang kian hangat, di mana partisipasi publik kerap disalurkan melalui ruang-ruang dialog formal maupun aksi penyampaian pendapat di lembaga legislatif. Publik kini masih menanti klarifikasi lanjutan serta tanggapan resmi dari pihak DPRD DIY guna memahami lebih mendalam substansi tuntutan yang disuarakan oleh Forum Kebangsaan DIY.

Baca Juga:  Suara Pers di Ranah Politik, Sebuah Keniscayaan atau Utopi?