TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Guna memastikan keselamatan penumpang menjelang lonjakan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung bersama jajaran Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar pemeriksaan kesehatan massal bagi ratusan pekerja PO Harapan Jaya.
Pemeriksaan medis gratis yang berlangsung selama dua hari (3–4 November 2026) di garasi pusat PO Harapan Jaya ini menyasar setidaknya 300 karyawan, terutama sopir dan awak armada yang akan bertugas di jalan raya.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian uji laik jalan angkutan umum (ramp check) pada Operasi Patuh Semeru 2026, sekaligus bentuk deteksi dini terhadap kondisi fisik para pekerja sektor transportasi.
Deteksi Dini Risiko Kesehatan Pengemudi
Pelaksanaan cek kesehatan di lapangan menerjunkan tim medis dari UPT Puskesmas Jeli dengan pendampingan Dinkes Tulungagung. Para pekerja mendapatkan skrining kesehatan umum, konsultasi medis, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat untuk menjaga kebugaran saat berkendara jarak jauh.
Kepala Dinkes Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan strategi jemput bola untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada kelompok pekerja berisiko tinggi.
”Keselamatan di jalan tidak hanya ditentukan oleh kelayakan mesin kendaraan, tetapi juga kebugaran orang di balik kemudi. Kami ingin memastikan para pengemudi dan awak armada berada dalam kondisi prima sebelum melayani masyarakat pada momen Nataru nanti,” ujar Desi.
Menurutnya, pemeriksaan rutin sangat vital untuk mengantisipasi gangguan kesehatan mendadak yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.
Sinergi Lintas Sektor Demi Perjalanan Aman
Pendekatan pelayanan langsung ke area kerja (on-site) ini dinilai efektif menjangkau awak bus yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan keterbatasan waktu untuk berobat ke fasilitas kesehatan.
Sinergi antara Dinkes Tulungagung, Ditlantas Polda Jatim, Puskesmas Jeli, serta manajemen PO Harapan Jaya ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian atau faktor kelelahan pengemudi.
Dinkes Tulungagung mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah komitmen bersama. Integrasi antara kondisi fisik pengemudi yang sehat dan armada yang laik jalan menjadi kunci utama terciptanya mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.






