Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA NASIONAL

Akibat Karyawan Positif Covid -19 , Pabrik Rokok Sampoerna Hentikan Produksi

35
×

Akibat Karyawan Positif Covid -19 , Pabrik Rokok Sampoerna Hentikan Produksi

Sebarkan artikel ini

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /var/home/ajttvcom/public_html/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 113
Example 468x60

SURABAYA , AJTTV COM – PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mengumumkan telah menghentikan sementara kegiatan produksi pabrik di Rungkut 2 sejak 27 April 2020 sampai waktu yang belum ditentukan.

Penutupan ini berkaitan dengan adanya 2 karyawan yang positif virus corona (Covid-19) dan meninggal dunia .Akibatnya Kurang lebih 500 karyawan harus diliburkan.

Example 300x600

Namun sampai saat ini belum diketahui dua orang yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia dari pabrik tersebut mendapatkan penularan atau transmisi dari mana.

Joni Wahyuhadi, Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim menyebutkan, hasil koordinasinya dengan pimpinan PT Sampoerna, di Gedung Negara Grahadi, Rabu 29 April 2020 malam.

“Tracing sedang berjalan. Kira-kira ada 500 orang di Pabrik itu (yang berpotensi tertular). Manajemen sudah menutup sementara kompleks itu. Ya, karyawannya juga diliburkan,” ujarnya .

2 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Positif Covid-19

Sementara itu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, buka suara terkait dua karyawan PT HM Sampoerna Tbk yang meninggal karena terinfeksi virus corona baru.

Menurut Risma, kasus Covid-19 di pabrik rokok tersebut bermula dari karyawan yang yang tidak jujur setelah ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Seperti diketahui, dua pekerja yang tak jujur berstatus PDP itu belakangan diketahui positif Covid-19 hingga akhirnya meninggal dunia.

Menurut Risma, semestinya dua pekerja itu menjalani karantina. Namun, keduanya tetap memilih bekerja.

“Sebetulnya pasien saat itu (status) sudah PDP. Tapi dia kerja, jadinya nulari (menularkan). Tapi mudah-mudahan enggaklah,” kata Risma ditemui di SDN Ketabang 1, Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Reporter : Sur
Editor     : C sant

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *