TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kebakaran melanda rumah milik Siti Chabibah (63) di RT 04 RW 07 Dusun Darungan, Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (13/8/2026) pagi. Insiden ini dipicu oleh kelalaian saat membakar sampah di dekat bangunan rumah.
Peristiwa amuk si jago merah tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja oleh anak pemilik rumah untuk berangkat kerja.
BACA JUGA : Sah! Tri Hariadi Resmi Jabat Sekda Tulungagung, Plt Bupati Titip Pesan Soal Integritas
Kronologi Penanganan
Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 10.30 WIB dan langsung menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).
“Tim menerima laporan pukul 10.30 WIB, lalu berangkat pukul 10.35 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.42 WIB. Api dengan cepat membakar bagian dapur dan kandang ayam akibat rambatan dari pembakaran sampah yang ditinggalkan,” ujar Bambang Pidekso.
Penanganan Cepat dan Kerugian
Untuk memadamkan api berskala sedang tersebut, DPKP Kabupaten Tulungagung mengerahkan 1 armada pemadam utama dan 1 unit mobil water supply. Proses pemadaman hingga pembasahan total selesai dilakukan pada pukul 11.15 WIB.
BACA JUGA : Kandang Ayam di Gondang Tulungagung Ludes Terbakar, 7 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Proses pemadaman di lapangan turut didampingi jajaran PLT Kadin Damkarmat, Kasi Penyelamatan, tim Analis Kebakaran, Baruna 1, Tim Inafis, personel Polsek dan Koramil Ngantru, serta perangkat desa setempat.
Akibat kebakaran tersebut Atap dapur beserta isinya, kandang ayam, 1 unit mesin diesel, dan pasokan pupuk ludes terbakar dengan
Total Kerugian: Ditaksir mencapai Rp 25.000.000
Atas kejadian ini, Bambang Pidekso kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ceroboh saat membuat titik api di lingkungan pemukiman.
“Kami mengimbau warga untuk tidak pernah meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, apalagi jika berdekatan dengan bangunan yang mudah terbakar,” tegasnya.






