PONOROGO, AJTTV.COM – Niat hati ingin gasspoll meramaikan acara Surofest CB Bantarangin, nasib apes justru menimpa salah satu pencinta motor klasik asal Kabupaten Tulungagung.
Sebuah sepeda motor jenis CB milik warga Tulungagung ludes terbakar lebih dari 50 persen saat terparkir di Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (20/6/2026) malam. Video insiden menegangkan ini pun langsung viral di jagat media sosial.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Percikan Pengapian
BACA JUGA : Bertaruh Nyawa di Tenda Pengungsian: Kisah Bayi “Efger”, Lahir Selamat Saat Bumi Sigi Terbelah
Berdasarkan informasi yang dihimpun, malam itu kawasan Lapangan Nongkodono sudah dipadati oleh rombongan klub motor CB dari berbagai luar daerah. Mereka sengaja datang lebih awal untuk menyambut event besar yang digelar pada hari Minggunya.
Petaka bermula saat motor korban yang awalnya terparkir rapi hendak dinyalakan oleh pemiliknya. Begitu mesin dicoba dihidupkan, tiba-tiba muncul percikan api misterius dari sistem pengapian.
Hanya dalam hitungan detik, percikan tersebut langsung menyambar aliran bahan bakar (bensin) dan dengan cepat melalap tubuh motor besi tua tersebut.
BACA JUGA : Menolak Mati di Atas Tanah Likuifaksi: Kisah “Kampung Surga” para Guru Korban Gempa Palu
Disiram Air, Api Justru Makin Mengamuk
Melihat kobaran api, warga sekitar dan sesama pencinta motor CB sempat panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dan memukulkan ranting pohon seadanya.
Namun, bukannya padam, pasokan air justru membuat kobaran api makin membesar dan membubung tinggi di tengah kegelapan malam.
BACA JUGA : Warga Ancam Blokade Total Waduk Wonorejo, Kepala Bappeda Tulungagung Siap Pertaruhkan Jabatan!
Aksi Sigap Perangkat Desa Jinakkan Api dengan APAR
Situasi genting tersebut langsung direspons cepat oleh Kamituwo Dukuh Krajan, Nur Hayat. Melihat pemadaman manual tidak membuahkan hasil, ia berinisiatif lari menuju kantor desa untuk mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Berkat aksi sigap perangkat desa dan warga menggunakan APAR, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 15 menit.
BACA JUGA : Seabad Kenangan Sejuta Harapan: Air Mata Haru Warnai Reuni Akbar Lintas Generasi SDN Besuki 1 Tulungagung
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Pemilik motor berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar, meski ia harus ikhlas melihat motor kesayangannya hangus separuh jalan sebelum sempat riding di ajang Surofest.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pencinta motor klasik untuk selalu memeriksa instalasi kabel dan sistem pengapian kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.






