Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARU

Angka Kecelakaan Anak di Trenggalek Tembus 81 Kasus, Polisi Kini Sasar Kafe dan Tempat Nongkrong Remaja

13
×

Angka Kecelakaan Anak di Trenggalek Tembus 81 Kasus, Polisi Kini Sasar Kafe dan Tempat Nongkrong Remaja

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kalangan anak-anak dan berstatus pelajar di Kabupaten Trenggalek terus mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Berdasarkan data dari Satlantas Polres Trenggalek, selama periode lima bulan pertama di tahun 2026 ini, tercatat sudah ada 81 anak yang menjadi korban di jalan raya.

​Meski secara statistik grafik tersebut menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, pihak kepolisian menegaskan situasi ini tetap menjadi sinyal bahaya yang wajib ditekan secara maksimal.

​Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Soni Suhartanto, menjelaskan bahwa kelompok usia produktif dan berstatus anak sekolah sejauh ini masih mendominasi daftar korban insiden kecelakaan di wilayah hukumnya.

Baca Juga :libur-lebaran-kurban-136-personel-polres-trenggalek-kepung-pusat-keramaian-di-bumi-menak-sopal

“Jika dilakukan komparasi dengan lima bulan pertama tahun 2025, angka kecelakaan tahun ini sebenarnya ada penurunan. Namun, berdasarkan hasil evaluasi berkala kami, kelompok anak muda dan pelajar tetap mendominasi daftar korban,” ujar AKP Soni Suhartanto, Kamis (28/5/2026).

Ubah Strategi: Polisi Mulai Blusukan ke Kafe dan Tempat Nongkrong

​Guna memangkas angka keterlibatan pelajar dalam kecelakaan, Satlantas Polres Trenggalek kini mengubah arah dan strategi pendekatan di lapangan. Langkah edukasi tidak lagi hanya berpusat di lingkungan sekolah formal.

​Kini, jajaran personel kepolisian mulai membidik ruang publik yang menjadi titik kumpul generasi muda, mulai dari pusat kuliner hingga kafe-kafe lokal, guna memberikan edukasi secara langsung mengenai keselamatan berkendara (safety riding).

Baca Juga : geger-penemuan-bayi-perempuan-berbungkus-sarung-bantal-di-sawah-tugurejo-kediri-tali-pusar-masih-menempel

“Pada tahun 2026 ini, kami sengaja memperluas sasaran dengan membidik tempat berkumpulnya anak muda seperti kafe untuk menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” urainya.

​Selain penetrasi langsung ke lokasi nongkrong, kampanye keselamatan juga digencarkan lewat ruang digital. Tim kreatif Polres Trenggalek bahkan sengaja memproduksi konten edukasi media sosial dengan kemasan yang sedikit ekstrem agar mampu menggugah kesadaran para remaja.

​“Kami terus mengoptimalkan media sosial. Kadang konten imbauan tersebut kami kemas secara lebih ekstrem agar masyarakat benar-benar sadar betapa fatalnya dampak mengabaikan keselamatan di jalan,” tambahnya.

​Disiplin Helm Masih Rendah, Petugas Sisir Sekolah Pelosok Desa

​Di sisi lain, AKP Soni juga menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menggunakan helm pelindung. Padahal, helm merupakan piranti keselamatan paling vital untuk meminimalisir risiko cedera kepala berat saat terjadi benturan.

​Pihaknya mengimbau para orang tua dan remaja untuk menumbuhkan kebiasaan disiplin menggunakan helm, sekalipun hanya berkendara dalam jarak dekat atau di jalur perkampungan.

Baca Juga : tak-kunjung-pulang-hingga-petang-petani-asal-blitar-ditemukan-tak-bernyawa-di-bekas-bakaran-lahan

“Minimal pakai helm dulu sebagai pelindung kepala. Walaupun pengendara mungkin belum memiliki SIM atau lupa membawa surat kendaraan, penggunaan helm jauh lebih utama untuk mereduksi risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan,” tegasnya.

​Untuk memastikan pesan keselamatan ini tersampaikan secara merata, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Trenggalek memastikan pergerakan tim akan terus menyisir sekolah-sekolah hingga ke pelosok kecamatan dan area pedesaan.

​Melalui langkah masif ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Trenggalek dapat meningkat, sehingga angka kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur dapat ditekan sekecil mungkin sepanjang tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *