Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARU

Gagal Menyalip dari Kiri, Pengendara Vario Asal Trenggalek Tewas Tertabrak Bus Bagong di Gondang Tulungagung

29
×

Gagal Menyalip dari Kiri, Pengendara Vario Asal Trenggalek Tewas Tertabrak Bus Bagong di Gondang Tulungagung

Sebarkan artikel ini

Lokasi Kecelakaan menelan korban jiwa di jalur Bendungan Gindang ( Anang Yulianto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Insiden kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa di jalur wilayah hukum Polres Tulungagung. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia usai terlibat tabrakan hebat dengan sebuah Bus Bagong di jalan umum Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Kamis (28/5/2026) siang.

​Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 13.10 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AG 4996 RBN dan Bus Bagong Mercy bernopol N 7950 UG.

​Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban pengendara motor diketahui bernama Sutikno (57), seorang petani yang berdomisili di Dusun Jati, Desa Jati, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga : angka-kecelakaan-anak-di-trenggalek-tembus-81-kasus-polisi-kini-sasar-kafe-dan-tempat-nongkrong-remaja

Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis. Sementara itu, pengemudi Bus Bagong bernama Achmad Sinda (40), warga Kota Surabaya, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka sedikit pun.

​Kronologi Kejadian: Diduga Oleng Saat Menyalip dari Sisi Kiri

​Menurut hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta kesaksian warga di lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario yang ditunggangi korban melaju searah dengan Bus Bagong, yakni dari arah utara menuju ke selatan. Posisi bus saat itu berada di belakang motor korban.

​Petaka terjadi ketika melintas di lokasi kejadian. Korban diduga berusaha mendahului sebuah mobil misterius (belum diketahui identitasnya) yang ada di depannya melalui lajur sebelah kiri.

Baca Juga : libur-lebaran-kurban-136-personel-polres-trenggalek-kepung-pusat-keramaian-di-bumi-menak-sopal

Nahas, saat melakukan manuver menyalip tersebut, sepeda motor korban mendadak oleng. Pada saat yang bersamaan, Bus Bagong dari arah belakang ternyata juga tengah bergerak mendahului kendaraan yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan maut tersebut akhirnya tidak dapat dihindarkan.

​”Petugas Satlantas Polres Tulungagung menerima laporan insiden ini sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian,” tulis laporan resmi kepolisian dengan nomor LP/A/485/V/2026/SPKT.Satlantas/Polres Tulungagung.

Polisi Amankan Barang Bukti dan Imbau Tertib Lajur Jalan

​Selain mengevakuasi korban ke rumah sakit, jajaran personel Satlantas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di kantor polisi. Di antaranya satu unit Honda Vario beserta STNK, serta satu unit Bus Bagong Mercy berikut STNK dan SIM BI Umum milik sang sopir bus. Akibat insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 juta.

Baca Juga : geger-penemuan-bayi-perempuan-berbungkus-sarung-bantal-di-sawah-tugurejo-kediri-tali-pusar-masih-menempel

Merespons kejadian ini, Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila,  mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain.

​“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat hendak bermanuver mendahului kendaraan di depannya. Hindari mendahului dari sisi kiri kendaraan lain, terutama jika jarak pandang terbatas atau ruang gerak terlalu sempit,” tegas AKP M. Taufik Nabila.

​Pihaknya menambahkan, disiplin berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan harus menjadi prioritas utama demi mencegah terulangnya tragedi serupa di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *