Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Jarit di Teras Rumah Warga Tugu Trenggalek

73
×

Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Jarit di Teras Rumah Warga Tugu Trenggalek

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Warga Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek digegerkan dengan penemuan sosok bayi laki-laki yang tergeletak di teras rumah warga, Minggu (26/7/2026) pagi. Bayi mungil tersebut ditemukan dalam kondisi selamat dan terbungkus kain jarit.

​Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Yatini, warga setempat, sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak pergi ke sawah. Langkah kakinya terhenti ketika melihat bungkusan jarit dan sebuah tas mencurigakan tergeletak di teras rumah tetangganya, Sutrisno, di Dusun Krajan 1.

​Setelah diteliti lebih dekat, betapa kagetnya Yatini saat menemukan seorang bayi laki-laki bernapas di dalam bungkusan tersebut. Temuan itu pun langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke kepolisian.

​Kasi Humas Polres Trenggalek, AKP Katik, membenarkan adanya laporan penemuan bayi misterius tersebut.

​”Lokasi penemuan bayi ini di teras rumah Pak Sutrisno di Dusun Krajan 1. Saat ini bayi sudah dievakuasi ke Puskesmas Tugu untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Katik saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).

BACA JUGA : Sukses Majukan Ekonomi Daerah, Tokoh dan Pemkab Tulungagung Borong Penghargaan Hari Koperasi Ke-79 di Pamekasan

​Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal di puskesmas, bayi berbobot tiga kilogram tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan stabil.

​Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat melacak sosok yang tega membuang bayi malang tersebut. Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Tugu bersama Satreskrim Polres Trenggalek.

BACA JUGA : Kejagung Tetapkan Mantan Jampidsus FA Tersangka TPPU, Ditahan di Rutan KPK

​”Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi. Saksi-saksi di lokasi sudah diperiksa dan kami terus mengumpulkan alat bukti petunjuk lainnya,” tegas Katik.