Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Kembali Teror Pesisir Tulungagung, Polairud Imbau Warga Waspadai Buaya Muara 3 Meter

25
×

Kembali Teror Pesisir Tulungagung, Polairud Imbau Warga Waspadai Buaya Muara 3 Meter

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM— Petugas gabungan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) bersama Pos TNI AL meningkatkan pemantauan di kawasan pesisir selatan Kabupaten Tulungagung. Langkah ketat ini diambil setelah seekor buaya muara berukuran sekitar tiga meter kembali menampakkan diri di perairan Pantai Popoh pada Senin (10/8).

​Komandan Pos Polairud BKO Polres Tulungagung, Aiptu Maryanto, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat setempat. Namun, saat tim gabungan tiba di Pantai Popoh, reptil berbahaya tersebut sudah kembali menyelam dan menghilang di perairan.

BACA JUGA : Gagal Menyalip, Truk Box Hantam Sepeda Motor di Ngantru Tulungagung, Dua Pemuda Asal Kauman Meninggal Dunia

​Berdasarkan hasil pemantauan dan keterangan para saksi mata, petugas sementara memastikan bahwa hanya ada satu ekor buaya muara yang berkeliaran di kawasan tersebut. Sebelum muncul di Pantai Popoh, satwa liar ini juga sempat terlihat oleh warga di Pantai Sidem, Kecamatan Besuki, lalu menghilang tidak lama setelahnya.

​Maryanto menjelaskan bahwa fenomena kemunculan buaya muara di pesisir selatan Tulungagung ini bukanlah kejadian pertama. Catatan petugas menunjukkan fenomena serupa pernah terjadi pada tahun 2004, lalu terulang kembali di Pantai Sine pada Juli 2026, hingga akhirnya terlihat lagi di Pantai Sidem dan Pantai Popoh pada Agustus 2026 ini.

BACA JUGA : Kebakaran Seluas 3 Hektare Melanda Gunung Budheg Tulungagung, Satwa Dilindungi Terancam

​Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian meminta masyarakat, khususnya warga pesisir, wisatawan, dan para nelayan, untuk ekstra hati-hati serta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir.

Warga dilarang keras untuk mendekat apabila buaya muara tersebut kembali menampakkan diri, serta diimbau untuk segera melaporkan keberadaannya kepada petugas berwenang demi keselamatan bersama.