Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

GEMPAR! Warga Ditemukan Tewas Mendadak di Bantaran Sungai Suwaru Tulungagung, Riwayat Penyakit Terungkap

90
×

GEMPAR! Warga Ditemukan Tewas Mendadak di Bantaran Sungai Suwaru Tulungagung, Riwayat Penyakit Terungkap

Sebarkan artikel ini

Warga bernama MAB (54) ditemukan Tewas Mendadak di Bantaran Sungai Suwaru Tulungagung ( Anang ajttv.com)

​TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Warga di sekitar bantaran sungai Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang tergeletak tak bernyawa, Jumat (25/09/2026) siang.

​Korban diketahui berinisial MAB (54), seorang warga setempat. Peristiwa mengejutkan ini seketika memancing perhatian warga sekitar yang langsung melaporkannya ke Mapolsek Bandung.

​Baca Juga: Pemkab Tulungagung Tinjau 11 Titik Proyek Strategis, Pembangunan Jembatan Junjung Dikebut Rampung Awal Desember 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi, detik-detik menegangkan ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB, di mana korban sempat terlihat berjalan mondar-mandir di pinggiran bantaran sungai. Namun, hanya berselang satu jam kemudian, warga dibuat terkejut saat mendapati korban sudah dalam kondisi terbujur kaku dan tidak bergerak.

​Mendapati laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat. Tim gabungan dari Polsek Bandung bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis Puskesmas Bandung langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis.

​Kapolsek Bandung, AKP Diyon Fitrianto, membenarkan adanya peristiwa penemuan jenazah di wilayah hukumnya tersebut. Pihaknya memastikan seluruh penanganan langsung dilakukan sesuai prosedur.

​Baca Juga: Mantan PNS Asal Tulungagung Kehilangan Uang Pensiun Rp545 Juta, Tergiur Investasi Saham dan Kripto Fiktif Jaringan Internasional

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis dan tenaga medis. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar AKP Diyon.

​Sementara itu Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU Nanang Murdianto menambahkan dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas medis dan Tim Inafis, sama sekali tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan akibat benda tumpul pada tubuh korban.

​Misteri di balik kematian korban akhirnya terjernihkan setelah pihak keluarga memberikan keterangan resmi kepada kepolisian. Korban ternyata memiliki riwayat catatan medis yang cukup serius, yakni menderita sakit jantung dan stroke.

​Baca Juga: Tulungagung Jadi Lokus Uji Coba Nasional KRIS dan RBKP, Kemenkes Beri Apresiasi Kesiapan Faskes

“Pihak keluarga telah ikhlas menerima insiden maut ini sebagai musibah murni. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan hanya meminta pemeriksaan luar, serta telah meneken surat pernyataan resmi bahwa mereka tidak menuntut pihak manapun atas kejadian tersebut.” Ungkap Nanang.

​Usai seluruh rangkaian pemeriksaan kepolisian tuntas di lokasi, jenazah MAB langsung dievakuasi dan diserahkan secara layak kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di kampung halaman.