BOGOR, AJTTV.COM – Kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi saksi ruang diskusi hangat antara kepala negara dan para senior penegak hukum pada Minggu (8/11). Presiden menggelar pertemuan intensif bersama sepuluh mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) guna bertukar pandangan terkait dinamika keamanan terkini.
Suasana keakraban terasa sejak kedatangan para tokoh purnawirawan kepolisian tersebut. Presiden Prabowo menyambut langsung para pimpinan institusi Polri dari berbagai era ini dengan jabat tangan hangat.
Serap Pengalaman Kepemimpinan
Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan media strategis untuk menyerap ruang pengalaman dari para jenderal yang pernah berada di pucuk pimpinan Polri. Diskusi bergulir seputar penanganan berbagai isu strategis, penegakan hukum, hingga tantangan stabilitas keamanan nasional yang tengah dihadapi pemerintahan saat ini.
Kolaborasi lintas generasi ini dinilai penting untuk memadukan rekam jejak pengalaman para mantan pimpinan Polri dengan langkah kebijakan pemerintah sekarang.
Daftar Mantan Kapolri yang Hadir
Sebanyak sepuluh jenderal purnawirawan hadir memenuhi undangan Presiden di Hambalang, di antaranya:
- Jenderal Pol. (Purn.) Roesmanhadi
- Jenderal Pol. (Purn.) Roesdihardjo
- Jenderal Pol. (Purn.) Suroyo Bimantoro
- Jenderal Pol. (Purn.) Da’i Bachtiar
- Jenderal Pol. (Purn.) Sutanto
- Jenderal Pol. (Purn.) Bambang Hendarso Danuri
- Jenderal Pol. (Purn.) Timur Pradopo
- Jenderal Pol. (Purn.) Sutarman
- Jenderal Pol. (Purn.) Badrodin Haiti
- Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian
Selain jajaran purnawirawan, Kapolri aktif Jenderal Suyudi Ario Seto juga tampak hadir mengikuti agenda diskusi tersebut.
Didampingi Pejabat Utama Negara
Dalam menerima kunjungan para senior kepolisian ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat kunci pemerintahan, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Pertemuan strategis ini mempertegas komitmen Presiden Prabowo dalam membangun komunikasi inklusif dengan berbagai elemen dan tokoh bangsa demi memperkuat sektor pertahanan dan keamanan nasional.









