Scroll untuk baca artikel
KABAR DAERAH

Atap Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Ambruk Akibat Lapuk, Siswa Terpaksa Mengungsi ke Mushola

87
×

Atap Ruang Kelas SDN 1 Babadan Tulungagung Ambruk Akibat Lapuk, Siswa Terpaksa Mengungsi ke Mushola

Sebarkan artikel ini
Foto : SDN Babadan 1 Karangrejo ambruk

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana belajar mengajar di SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung terpaksa dialihkan. Dua ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan parah akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk. Bahkan, atap ruang kelas 6 dilaporkan ambruk total hingga rata dengan tanah pada dini hari tadi.

​Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihak sekolah bergerak cepat mengantisipasi potensi bahaya dengan memindahkan puluhan siswa ke ruangan lain sebelum ambruknya atap terjadi.

BACA JUGA : Geger Teror Pocong di Rejotangan Tulungagung Ternyata Hoaks Editan AI, Polisi Turun Tangan!

​Kepala SDN 1 Babadan, Endang Sri Wahyuni, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa selain kelas 6 yang ambruk total, ruang kelas 5 juga mengalami kerusakan berat pada bagian atap.

​”Dua ruang kelas rusak parah karena bangunannya sudah lapuk. Untuk kelas 6, atapnya ambruk rata dengan tanah dini hari tadi. Sementara untuk ruang kelas 5, kerusakannya sebagian; plafon rontok dan kayu penyangga atapnya sudah patah,” ujar Endang.

BACA JUGA : DEMI KONTEN DAN SENSASI! Tiga Pembuat Teror “Pocong Palsu” di Plosoklaten Kediri Akhirnya Diciduk Polisi

​​Menurut Endang, tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa bulan terakhir melalui retakan-retakan di dinding dan langit-langit bangunan. Demi keselamatan para murid, pihak sekolah mengambil langkah tegas dengan mengosongkan kedua kelas tersebut sejak satu bulan lalu.

​Saat ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa kelas 5 dan 6 terpaksa menumpang di fasilitas sekolah yang tersisa.

​”Kegiatan belajar mengajar masih berjalan seperti biasa. Murid kelas 5 dan 6 sudah kami pindahkan sejak satu bulan lalu untuk mengantisipasi hal ini. Sementara mereka belajar di ruang Perpustakaan dan Mushola sekolah,” tambahnya.

BACA JUGA : Geger! Menu Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Disebut ‘Tak Manusiawi’, Wali Murid Ngamuk Dikasi Pisang Mentah

​​Terkait kondisi bangunan yang mengkhawatirkan ini, Endang mengaku pihak sekolah sebenarnya sudah melayangkan laporan resmi ke dinas terkait sebelum peristiwa ambruknya atap terjadi. Namun sayangnya, hingga musibah ini benar-benar terjadi, belum ada tanggapan atau tindakan nyata yang diterima pihak sekolah.

​Merespons peristiwa ini, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Teguh Dwi, menyatakan bahwa pihaknya baru akan turun ke lapangan untuk meninjau situasi.

​”Kami akan segera melakukan pengecekan ke lokasi terkait ruang kelas yang ambruk tersebut,” ujar Teguh singkat saat dikonfirmasi.

​Pihak sekolah dan orang tua murid berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan segera mengambil tindakan renovasi cepat agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang layak dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *