Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARU

Petaka Balon Udara di Desa Tambakan Blitar, Satu Korban Meregang Nyawa Jelang Evakuasi

7
×

Petaka Balon Udara di Desa Tambakan Blitar, Satu Korban Meregang Nyawa Jelang Evakuasi

Sebarkan artikel ini

TKP ledakan petasan balon udara di Blitar. (Dok. Istimewa)

BLITAR, AJTTV.COM – Insiden maut akibat petasan yang dipasang pada balon udara kembali memakan korban jiwa. Kali ini, ledakan hebat mengguncang Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

​Akibat peristiwa tersebut, tiga orang warga dilaporkan menjadi korban. Satu di antaranya meninggal dunia, sementara dua orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka yang cukup serius.

​Pihak kepolisian setempat membenarkan adanya peristiwa maut yang bersumber dari petasan balon udara tersebut.

Baca Juga : sempat-drop-saat-wukuf-dan-mina-dua-jemaah-haji-tulungagung-berpulang-di-makkah 

​”Benar, (kasus tersebut) masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut, Kamis (28/5/2026).

Satu Korban Meninggal Saat Menuju Rumah Sakit

​Berdasarkan data yang dihimpun, ledakan petasan ini langsung mengenai tiga orang di sekitar lokasi kejadian. Salah satu korban yang kondisinya paling parah dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya saat tengah dievakuasi menuju rumah sakit.

Baca Juga : sempat-dilaporkan-hilang-lansia-asal-kalidawir-ditemukan-meninggal-di-sungai-brantas-tulungagung

Sementara itu, dua korban selamat yang mengalami luka-luka saat ini sudah mendapatkan penanganan medis secara intensif oleh tim dokter.

​”Informasinya demikian, (para korban) sudah dievakuasi dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi,” jelas Aiptu Muheni.

​Polisi Gelar Olah TKP dan Sterilisasi Lokasi

​Hingga saat ini, pihak Polres Blitar masih enggan berspekulasi lebih jauh mengenai kronologi pasti maupun penyebab utama meledaknya petasan balon udara tersebut.

​Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti materiil serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

Baca Juga : ratusan-personel-polres-tulungagung-amankan-salat-id-dan-distribusi-daging-kurban-idul-adha-1447-h

“Untuk penyebab pastinya masih belum bisa kita simpulkan karena penyelidikan sedang berjalan. Anggota sudah berada di TKP, mohon waktu,” pungkas Muheni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *